Strategi JKT Living Star Masuki Bisnis Properti

PT Sindeli Propetindo Abadi sebagai anak perusahaan dari Wuzhou Investment Group--perusahaan terkemuka di bidang medis yang berlokasi di China--memutuskan untuk meramaikan pasar hunian di Tanah Air. Tepat di awal tahun 2017 ini, Sindeli resmi meluncurkan proyek properti perdananya, JKT Living Star.

Dikatakan Wuu Wei, CEO Wuzhou Investment Group, ada sejumlah alasan mengapa perusahaannya menggarap pasar properti di Indonesia. Mulai dari bisnis properti di Indonesia yang masih menjanjikan, perkembangan ekonomi di Indonesia yang cukup bagus, hingga regulasi pemerintah yang cukup bersahabat untuk investor asing yang akan berinvestasi di Indonesia.

JKT Living Star, diterangkan Wuu, merupakan hunian vertikal berskala menengah dengan mengusung konsep city first class-living class-eco first class. JKT Living Star hadir di kawasan strategis Pasar Rebo, Jakarta Timur, dimana dikelilingi empat daerah pusat bisnis yang sedang berkembang, yaitu Depok, TB Simatupang, Ciracas, dan Cibubur.

"JKT Living Star merupakan apartemen dengan enam tower plus mall. Sebagai tahap pertama, kami akan membangun satu tower, Tower A, yang terdiri dari 594 unit. Harga per unit yang kami tawarkan juga sangat kompetitif, yakni Rp 260 juta. Dengan harga tersebut, unit yang dijual oleh JKT Living Star lebih murah 15% dibandingkan kompetitor di wilayah yang sama," klaim Wuu.

Untuk total investasi JKT Living Star, diakui Wuu, mencapai US$ 150 juta. Sebagai tahap pertama, investasi yang siap dikeluarkan oleh perusahaan mencapai US$ 20 juta. Adapun ground breaking untuk tahap pertama ini akan dilakukan pada November 2017 ini.

Sebagai pendatang baru, sejumlah strategi pun dilancarkan oleh JKT Living Star. Mulai dari apresiasi kepada pembeli lewat program Buyer Club dan undian ke Singapura, hingga dealer (agent) gathering dengan beragam hadiah menarik. Hasilnya, saat ini tak kurang dari 70% unit Tower A atau 300 unit sudah ludes terjual. "Para pembeli adalah end user atau pengguna," tambah Sales Manager JKT Living Star Achmad Nurman.

Berdiri di atas lahan seluas 4,8 hektar, diuraikan Achmad, JKT Living Star akan menjadi zona gaya hidup urban di Jakarta Timur sekaligus menjadi hunian yang nyaman untuk keluarga. Sebab, dilengkapi berbagai fasilitas seperti taman bermain anak-anak, sekolah, perpustakaan, bioskop, mesjid, gereja, kolam renang, rooftop pool, area kebugaran, klinik, jogging track, supermarket, serta area parkir berkapasitas 956 mobil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
The Doll 2 Tayang di Enam Negara

Sukses dengan film horor "The Doll" di tahun lalu, pada Juli 2017 ini, Hitmaker Studios kembali meluncurkan sekuelnya, "The Doll...

Close