Strategi Sharp Capai 25% Pangsa Pasar TV di 2018

Pencapaian market share (pangsa pasar) sebesar 20,5% di pasar TV nasional hingga akhir tahun 2017 tak membuat PT Sharp Electornics Indonesia berpuas diri. Dengan predikat market leader yang tengah disandang, Sharp masih berambisi untuk menggenjot angka market share-nya. Yakni, mencapai 25% hingga akhir tahun 2018 atau dengan total penjualan 1 juta unit.

Guna mencapai target tersebut, diakui National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia Andry Adi Utomo, Sharp perlu melancarkan strategi. Strategi pertama adalah dengan meluncurkan berbagai line-up baru, antarala ini di kategori Smart TV dan 4K. “Potensi smart TV di Indonesia cukup tinggi. Hal itu dapat dilihat data GFK, yang mengungkapkan bahwa berdasarkan value, market size smart TV masih di angka 10% terhadap total penjualan TV di Indonesia. Adapun berdasarkan volume atau penjualan, sudah mencapai 28%,” katanya.

Diakui Andry, di kategori smart TV, Sharp tercatat masih kurang. Market share Sharp di kategori tersebut pun masih 7%. Padahal, dilihat dari sisi perilaku konsumen akan penggunaan internet terus mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. “Penetrasi pengguna internet di Indonesia sudah mencapai lebih dari 50%. Ke depannya, angka itu diprediksi masih akan terus bertumbuh pesat. Untuk itu, tahun ini, kami akan menggenjot kategori smart TV, yang kami beri nama Easy Smart,” ujarnya.

Easy Smart yang diusung Sharp untuk kategori smart TV-nya, menurut Andry, karena Sharp memberikan berbagai benefit yang memudah konsumen untuk memperoleh produk smart TV. “Kalau selama ini smart TV selalu hadir pada ukuran inchi yang besar, maka Sharp sudah menghadirkan smart TV di kategori 23 inchi. Adapun harga, kami tawarkan dengan harga yang cukup reasonable, yakni dimulai dengan Rp 4 jutaan,” lanjutnya.

Setelah diluncurkan pada Desember 2017 lalu, awal tahun ini (8/2), Sharp kembali meluncurkan line up baru untuk kategori smart TV-nya, yakni 4K Easy Smart. Pada produk baru itu, Sharp menawarkan remote sekali sentuh menuju internet browser maupun Youtube. Kualitas gambar dan suara juga diusung pada produk baru ini. “Untuk kategori Easy Smart, Sharp akan merilis varian barunya setiap bulan di sepanjang tahun 2018 ini,” terangnya.

Tak hanya smart TV, line up baru lainnya yang juga dirilis Sharp pada hari ini (8/2) adalah Sharp Aquos 4K with Android TV. Mengusung tagline Capture Real Beauty, dikatakan Andry, produk baru tersebut mampu memperlihatkan detil untuk objek apapun, memberikan warna gambar yang lebih presisi sebagaimana realita objek, hingga memberi warna kontras yang tidak berlebih namun tetap tajam. “Tentu saja, kami juga membenamkan sistem Android 7.0 pada Aquos 4k with Android TV,” tandasnya.

Strategi kedua adalah dengan massif menggelar kegiatan di Above the Line (ATL) seperti memasang kampanye iklan di TV maupun cetak, hingga menghelat aktivasi di Below The Line (BTL). “Melalui event BTL, kami juga akan melakukan upaya edukasi agar para pengguna Easy Smart TV dari Sharp dapat memaksimalkan fitur yang ada,” tambah Andry.

Sementara itu, perkembangan teknologi yang semakin pesat pada produk televisi juga mendorong Sharp Corporation untuk mengawali debut teknologi 8K yang dibenamkan pertama kali dalam LED TV milik SHARP. Teknologi 8K hadir dengan kemampuannya untuk menghasilkan kualitas gambar yang semakin dekat dengan realita berkat jumlah piksel 16 kali lipat lebih banyak dari teknologi Full HD dan mampu menangkap gambar yang begitu nyata.

Sejak Oktober 2017, teknologi 8K banyak menyasar pasar B2C (Business to Consumer), khususnya untuk pasar Eropa, China, Jepang, dan Taiwan. Ekspansi teknologi ini juga akan segera dibawa Sharp Corporation pada akhir tahun 2018 ke Indonesia,” tutupnya.

Tags:
Easy sharp Smart TV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Ambisi Advan Menyalip Samsung dan Oppo

Tiga tahun mengawali bisnis di pasar smartphone, tepatnya pada 2014 lalu, merek lokal Advan sudah mampu menempati Top 3 sebagai...

Close