Strategi Shopee Bidik K-Pop Fans Indonesia

Setelah sukses mendatangkan salah satu personil Black Pink, Lisa, pertengahan September 2018 ini, Shopee resmi mengumumkan kerja sama dengan perusahaan hiburan asal Korea Selatan YG Group, yang menaungi YG Entertainment Inc. dan YG Plus Inc.. Peresmian kerja sama ini merupakan strategi Shopee bidik pecinta K-pop di Indonesia sekaligus menandai peluncuran YG Official Shop di 7 negara tempat Shopee beroperasi, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Taiwan, Vietnam, dan Filipina.

YG Entertainment

Jajaran direksi Shopee dan YG Group dalam peresmian kerja sama YG Official Shop, pada Kamis (13/9) di Jakarta.

Dikatakan Chris Feng, Chief Executive Officer of Shopee, mengatakan bahwa pertumbuhan Shopee di Indonesia signifikan. Untuk itu, Shopee berupaya menghadirkan inovasi untuk lebih dekat dengan konsumen kami, salah satunya dengan menghadirkan konten K-Pop.

“Melalui kolaborasi dengan YG Group, kami pun meluncurkan YG Official Shop di semua negara tempat kami beroperasi. Selain menghadirkan merchandise dari artis-artis YG Entertainment, ke depan kami berharap bisa menghadirkan lebih banyak kampanye dan acara eksklusif lainnya dalam waktu dekat,” ujarnya.

Kerja sama dengan YG Group dan menghadirkan konten Korea dilatari oleh upaya Shopee melihat small market yang potensial di Indonesia. Melihat animo K-Pop Fans yang masih besar di Indonesia, Shopee pun akhirnya berani melanjutkan kerja sama nya dengan YG Entertainment.

“Sebelumnya, kami mencari tahu market apa saja yang ada di Indonesia, lalu muncul market K-pop. Kami jadi bertanya, pasar K-pop-ers masih besar gak di Indonesia? Lalu tiba-tiba pihak YG Group menghubungi salah satu pihak dari Shopee untuk bekerja sama mendatangkan Lisa Black Pink ke Indonesia pada Agustus 2018 lalu,” terang Rezki Yanuar, Country Brand Manager Shopee Indonesia.

Ia menjelaskan, sebelum Shopee Indonesia membuka YG Shop, kami melihat grup musik Black Pink memang sedang viral di mana-mana. Dari situ ia melihat pasar makro-nya lumayan besar dan kategori market-nya unik.

“Setelah itu, kami coba jual merchandise Black Pink pada Juli 2018. Hanya dalam beberapa menit, sebanyak 3.000 barang habis terjual. Lalu saat event fans meeting di Mal Kota Kasablanka pada 9 September 2018, sebanyak 2.000 orang datang dan rela antre dari jam enam pagi. Ini salah satu inovasi yang kami lakukan untuk grab market baru. Dan Shopee selalu berupaya menghadirkan apa yang konsumen mau,” kata Rezki.

Sementara, Hae Min Yoo, Director of Business Development, YG Entertainment dan YG Plus, mengatakan, kerja sama ini dilandaskan oleh persamaan visi dan nilai antara kedua belah pihak.

“Kami yakin bahwa kemitraan ini dapat membantu kami untuk memperluas jangkauan YG, dan secara kolaboratif dapat menciptakan pengalaman yang lebih unik bagi penggemar YG dan pengguna Shopee di seluruh wilayah tempat Shopee beroperasi.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)