The Long Journey of Mobil Klinik Indosat Ooredoo

Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Sumatera, terutama di bagian barat dan selatan, menyebabkan beberapa area tergenang banjir yang cukup parah. Di Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Solok Selatan dan Kecamatan Pangkalan merupakan dua area yang cukup parah terendam banjir. Di Sumatera Selatan, pusat perekonomian Kota Pangkal Pinang terendam banjir hingga ketinggian 2 meter.

IMG_20160221_1829

Di ketiga wilayah itulah, pada hari Jumat (19/2) pekan lalu, Mobil Klinik Indosat Ooredoo memperlihatkan tanggungjawab sosialnya. Melalui fasilitas bergerak ini, Indosat menyelenggarakan dapur umum, layanan kesehatan Cuma-cuma, pembagian sembako serta telepon gratis di wilayah Solok Selatan dan Pangkalan. Semetara untuk korban banjir di Pangkal Pinang, bantuan diberikan dalam bentuk logistik berupa makanan, kebutuhan anak dan wanita, selimut, buku pendidikan, serta obat-obatan dan vitamin.

Dalam menyalurkan bantuan, Mobil Klinik Indosat bekerjasama dengan PKPU dan Rumah Zakat. Di wilayah Pangkalan, Mobil Klinik Indosat Ooredoo beroperasi di Lubuak Nago dan Tigo Balai. Total jumlah penerima bantuan Indosat Ooredoo di Sumatera Barat dan Sumatera Selatan mencapai lebih dari 700 orang.

“Kami terpanggil untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana banjir di Sumatera. Mobil Klinik Indosat Ooredoo ini sangat bermanfaat karena beberapa fasilitas rumah sakit terdekat dari lokasi banjir juga ikut terendam banjir,” ujar Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo.

IMG_20160221_13116

Sampai saat ini Indosat telah mengoperasikan 16 Mobil Klinik Indosat. Dilahirkan pada tahun 2007, Mobil Klinik Indosat telah memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terpencil (khususnya berfokus pada anak-anak) dan korban bencana alam. Mobil Klinik menyediakan berbagai fasilitas layanan kesehatan yang dilengkapi dengan perangkat medis, obat-obatan, tenaga medis profesional, pemberian nutrisi bagi anak serta edukasi tentang hidup sehat bagi masyarakat.

Oleh Ooredoo Group, induk perusahaan Indosat, program inisiatif Indosat ini dipandang berhasil sehingga pada tahun 2013 cakupannya diperluas ke beberapa negara seperti Myanmar, Algeria dan segera akan diluncurkan di Tunisia. Untuk penerapan di negara-negara tersebut, Ooredoo menggandeng Yayasan Lionel Messi.

Khusus untuk Mobil Klinik yang diluncurkan di Algeria Ramadhan 2015, Ooredoo bekerja sama dengan Bulan Sabit Merah Algeria, dan Yayasan Leo Messi. Mobil Klinik tersebut beroperasi di 3 propinsi di Algeria yaitu Tamanrasset, Illizi dan Adrar, serta diperkirakan dapat melayani sekitar 250.000 orang.

Melalui pengelolaan Bulan Sabit Merah Algeria, klinik bergerak tersebut dialokasikan untuk membantu menyelamatkan pasien terpencil di Selatan Algeria dari perjalanan jauh menuju rumah sakit yang berada di pusat kota. Mereka juga memberikan sosialisasi tentang kesehatan di berbagai wilayah, menyedikan informasi penting tentang berbagai isu kesehatan, dengan fokus pada anak-anak dan generasi muda.

“Sangat mengagumkan melihat kemajuan program ini sejak 2013, berkembang dan dimulai kembali di berbagai negara baru. Setiap hari, Mobil Klinik memastikan bahwa generasi muda memiliki kesehatan yang baik sedini mungkin sehingga memungkinkan mereka untuk mengejar dan mewujudkan mimpi mereka,” komentar bintang sepak bola Leo Messi.

Sementara itu di Myanmar, Program Mobil Klinik diluncurkan di bulan Februari 2015, dan telah memberikan layanan di 73 desa. 75% dari 2.321 penerima manfaat ini adalah kaum wanita. Mobil Klinik memberikan perawatan baik sebelum maupun sesudah melahirkan kepada 203 ibu, serta menangani 267 kasus kesehatan anak di bawah lima tahun dengan berbagia penyakit seperti Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), diare, Tuberkulosis (TB), dan lain-lain.

Sukses di kedua negara tersebut, Mobil Klinik juga direncanakan untuk segera diluncurkan di di Tunisia, dengan target masyarakat di wilayah Kebili, Gabes, Sidi Bouzid, Mahdia, Kef dan Zaghouan. Program Mobil Klinik di Tunisia akan mendukung berbagai upaya untuk memastikan pendeteksian dan pengawasan berbagai penyakit kronis dan gangguan metabolisme di negara ini, serta menyediakan berbagai tips kesehatan bagi masyarakat di wilayah ini.

H.E. Sheikh Abdulla Bin Mohammed Bin Saud Al Thani, Chairman of Ooredoo, mengatakan, “Misi Ooredoo adalah untuk memperkaya kualitas kehidupan masyarakat, dan kami sangat senang dapat mendukung masyarakat untuk terus berkembang melalui program Mobil Klinik Sehat sebagai inisiatif dari Ooredoo. Di setiap wilayah dimana beroperasi, Mobil Klinik selalu mengatasi berbagai masalah kesehatan secara langsung dan nyata, serta memberikan hasil yang cukup signifikan.”

Diantara berbagai tonggak pencapaian dari program ini, Program Mobil Klinik di Indonesia yang dioperasikan oleh Indosat berhasil meraih beberapa penghargaan. Beberapa di antaranya adalah MDGs Award untuk tahun 2008, 2009 dan 2010, khususnya untuk keberhasilan program meningkatkan kesehatan ibu dan menurunkan angka kematian anak.

Sebagai pelopor Program Mobil Klinik di Grup Ooredoo, President Director & CEO Indosat Alexander Rusli tentu saja berbesar hati. “Indosat merasa bangga bahwa inisiatif yang telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia ini, juga dapat diterapkan dan memberikan manfaat di berbagai negara lain melalui berbagai fasilitas kesehatan gratis. Ini merupakan bagian dari kontribusi Indosat terhadap anggota Grup Ooredoo secara keseluruhan. Kami yakin dengan memberikan manfaat sebesar mungkin kepada masyakat akan semakin meneguhkan komitmen kami untuk terus memperkaya kualitas kehidupan masyarakat.”

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Read previous post:
Chevrolet Trax Kumpulkan 1.000 Video

Kompetisi digital Trax Unlock the City tahap pertama yang berlangsung sejak Desember 2015, telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1.000 video...

Close