UBL Gelar Seminar Nasional Komunikasi

Perseteruan politik yang tengah terjadi antara Polri dan Haris Azhar rupanya tidak hanya menjadi konsumsi media untuk menjadi bahan pemberitaan. Institusi kampus, seperti Universitas Budi Luhur (UBL), pun mencermati sekaligus menggunakan isu tersebut sebagai topik seminar. Ya, hari ini (17/9), Universitas Budi Luhur menggelar Seminar Nasional Komunikasi bertajuk “Perseteruan Haris Azhar dengan Polri Dilihat dalam Perspektif Komunikasi“. seminar-komunikasi-nasional-ubl Perseteruan Polri dengan Haris Azhar berawal dari tulisan Haris Azhar, Koordinator Kontras, di media sosial tentang percakapannya dengan Freddy Budiman, yang kemudian menyebar luas di berbagai media dan juga diekspos di media massa. Akibatnya, timbul “gaduh nasional”. Diterangkan Deputi Rektor Bidang Akademik Universitas Budi Luhur Dr. Wendi Usino, MSc, “Berbeda dengan hingar-bingar berbagai kalangan yang meneropong Perseteruan Polri versus Haris Azhar dari kaca-mata hukum, maka Universitas Budi Luhur mengajak masyarakat lebih berbudi luhur dalam memandang suatu permasalahan yang terjadi. Kami lebih memilih mengupas isu dari perspektif komunikasi, dengan mengundang sejumlah pakar komunikasi dan jurnalistik.” Melalui forum seminar setengah hari itu, ia berharap, perspektif komunikasi juga dapat menggali beberapa aspek menarik dari isu tersebut. “Aspek yang menimbulkan kegaduhan publik usai Haris membuka percakapannya dengan Freddy Budiman tentang dugaan keterlibatan oknum-oknum petingi aparat dalam bisnis narkotika ke ruang publik,” katanya. Pada kesempatan itu dihadirkan sejumlah pembicara pakar komunikasi dan jurnalistik, seperti Prof. Dr. Tjipta Lesmana, M.A., seorang pakar komunikasi politik yang membahas “Komunikasi, antara Model Transmisi dan Model Konstruksi Sosial”. Selanjutnya, ada Drs. Margiono, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang memaparkan tema “Beberapa Elemen Penting dan Tidak Bisa Diabaikan dalam Wawancara Pers”. Kemudian, dilanjutkan oleh Yosep Adi Prasetyo-Stanley, Ketua Dewan Pers, yang bicara tentang “Antara Berita Pers dan Berita Media Sosial”. Kali ini, seminar dipandu oleh Dr. Hadiono Afdjani, MM, MSi, Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur, selaku moderator. Ditambahkan Dr. Afrina Sari, MSc, Ketua Panitia yang juga Dosen Magister Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur, ketertarikan kampus menyelenggarakan kasus tersebut menjadi seminar, karena UBL juga peduli dengan permasalahan bangsa, termasuk masalah ekonomi sosial dan budaya. “Kami mengupas isu ini dari sisi komunikasi, karena UBL juga memiliki fakultas dan magister ilmu komunikasi,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Gandeng Blue Vision, LSPR Jakarta Ekspansi ke Dubai

Setelah Bali, di tahun 2016 ini, London School of Public Relations (LSPR) Jakarta kembali memutuskan untuk melakukan ekspansi. Kali ini,...

Close