Upaya Telkom Group Menjawab Kebutuhan Pecinta Games Online

Asia Tenggara, termasuk Indonesia di dalamnya, tercatat sebagai pasar yang sangat potensial untuk games online. Merujuk catatan Niko Partners, nilai pendapatan dari ranah permainan (games) mobile dan online di Asia Tenggara berpeluang mencapai US$ 2,2 miliar di akhir 2017.

Sementara itu, Niko Partners juga mengestimasi, akan ada 300 juta penikmat permainan video online dan mobile di penghujung 2017. Jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah hingga menyentuh 400 juta jiwa di tahun 2021 nanti. Dan, Indonesia terhitung sebagai salah satu negara dengan jumlah populasi gamer terbesar serta menyumbang persentase signifikan di Asia Tenggara.

Seksinya pasar games online telah memicu Telkom Group untuk merilis alat pembayaran konten game online, UPoint, sejak tahun 2013 silam. UPoint adalah layanan transaksi pembelian secara virtual yang merupakan solusi pembayaran untuk membeli digital konten dengan berbagai macam keuntungan, antara lain simpel, cepat, bisa dilakukan di mana saja (karena menggunakan handphone), dan tentunya juga aman.

Dikatakan Widi Nugroho, Direktur Utama Metranet, cara-cara yang dapat dilakukan oleh pelanggan UPoint untuk membeli digital konten melalui portal game juga bermacam-macam. Misalnya,, bisa dengan potong pulsa (Telkomsel), T-Cash & T-Money, dan Indihome Pay.

Selain itu, diterangkannya, UPoint juga bisa digunakan melalui telepon genggam dengan cara menghubungi *900*80#, lalu pilih game yang akan di-TopUp, kemudian pilih nominal yang ingin dimasukan dan cash pun akan langsung masuk ke game yang dipilih.

"Saat ini UPoint telah terhubung dengan lebih dari 100 publisher dimana dari publisher tersebut adalah publisher game dan sisanya adalah e-wallet dan portal streaming untuk pencari bakat. Terdiri dari 93 game online, 60% di antaranya adalah game berbasis mobile (Android Apps), sedangkan sisanya berbasis PC dan web based)," tutur Widi.

Ia menegaskan, pengguna UPoint adalah para gamers online dan pemain konten digital yang mengutamakan kecepatan dan kemudahan dalam melakukan pembayaran. "Untuk itu, target pengguna dari UPoint adalah pria dan wanita berusia 12-40 tahun yang memiliki hobi bermain game dan pemain konten digital, khususnya online, serta memiliki selular dengan operator Telkomsel," ucapnya.

Diklaim Widi, keunggulan UPoint dibandingkan payment channel lain seperti kartu kredit atau transfer bank antara lain UPoint merupakan payment prepaid yang dimiliki oleh lebih banyak end-user, bisa digunakan untuk transaksi dengan denominasi kecil (mulai Rp 500) yang notabene belum tentu bisa digunakan melalui payment lain, dan distribusi UPoint juga menjangkau seluruh area di Indonesia.

"Ada sejumlah partner yang sudah bekerja sama dengan UPoint. Di antaranya, Garena, STEAM, Kreon, Lyto, Moonton, Coda Payment, Mimopay, BIGO live, Vu Clip dan lainnya," tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Google Gandeng Gen Halilintar Kampanyekan Aplikasi Liburan

Pertengahan November ini, Google baru saja merilis Google App anyar yang memperkenalkan cara penelusuran tempat berlibur dan akomodasi yang mudah...

Close