Peran Deby Vinski di Medical Tourism Indonesia

Di industri Anti-Aging Medicine, pamor dr. Deby Venski tercatat sangat gemilang. Tak tanggung-tanggung, sepak terjang dr. Deby tak hanya berskala nasional, namun juga mancanegara. Hal itu terbukti dengan dipercayanya dr. Deby sebagai Presiden Badan Akreditasi Anti-Aging Dunia atau World Council of Preventive Medicine (WOCPM). deby-vinski Sukses berbisnis di industri Anti-Aging tak membuat dr. Deby berpuas diri. Ia pun memilih untuk memberikan sumbangsih kepada negara. Yakni, dengan menghadirkan Vinski Tower, yang merupakan ikon dari pusat anti-aging pertama di dunia yang diluncurkan pada Juli 2016 lalu. Vinski Tower dilengkapi dengan berbagai fasilitas perawatan dan terapi yang didukung oleh dokter-dokter ahli dari berbagai negara di dunia--termasuk dokter ahli dari berbagai pemimpin negara di dunia. Diceritakan dr. Deby, "Sebagai anak bangsa, saya ingin berkontribusi kepada negara lewat kemapuan saya di industri anti-aging. Salah satunya, dengan menjadikan Vinski Tower sebagai destinasi pilihan dari medical tourism." Upaya promosi sekaligus komunikasi pun digiatkan dr. Deby. Antara lain, dengan memperkenalkan Vinski Tower kepada negara-negara lain, termasuk ke 74 negara yang tergabung di WOCPM. Misalnya, dengan menjadi pembicara pakar anti-aging di berbagai perhelatan internasional. img_20161021_57579 Ia juga melancarkan promosi berupa penempatan brosur atau mini katalog Vinski Tower pada bandara-bandara di 75 negara--yang oleh pemerintah Indonesia sudah diputuskan bebas visa kunjungan ke Indonesia. Hasilnya? "Sejak diluncurkan pada Juli 2016, respon pasien mancanegara tercatat positif. Terbukti, belum genap tiga bulan pasca diluncurkan, pertumbuhan pasien mancanegara yang datang ke Vinski Tower cukup siginifikan, yakni mencapai 10%," jawab dr. Deby. Lagi-lagi, dr. Deby tak berpuas diri. Ia pun memilih melanjutkan studi S3-nya di Saint Petersburg Institute Bioregulation and Gerentology, Rusia. "Saya mengambil disertasi berjudul 'Study of the Effect of Peptides on the Functional State of Skin Cells. Melalui disertasi ini, saya kembali ingin memberikan sumbangsih bagi Indonesia, khususnya industri anti-aging," terang dr. Deby, yang menyebutkan pada disertasi untuk meraih gelar Doktor itu ia mampu menyabet predikat Cum Laud di September 2016. Ke depan, ia menargetkan Vinski Tower akan melakukan sejumlah riset atau penelitian terkait perkembangan ilmu anti-aging, antara lain riset tentang Stem Cell. "Saya berharap dengan Vinski Tower, medical tourism di Indonesia makin berkembang, yang pada akhirnya menumbuhkan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia," tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 thought on “Peran Deby Vinski di Medical Tourism Indonesia”

Vinski Tower jadi Medical Tourism, hebatt deh Indonesia bakal makin maju dengan adanya Vinski Regenerative Centre
by Sharon, 14 Nov 2016, 13:52

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Read previous post:
Brand Activation di Era Digital

Era digital telah membuat peta sekaligus konsep brand activation di Tanah Air berubah. Oleh karena itu, para pemilik maupun pengelola...

Close