Ratna Puspita Pimpin Departemen Kreatif Bates CHI & Partners Jakarta

Malang melintang di industri periklanan, akhirnya per Agustus ini, Ratna Puspita memutuskan untuk bergabung dengan Bates CHI & Partners, Jakarta. Di sana, ia dipercaya menempati posisi Executive Creative Director, jabatan yang ditinggalkan Hendra Lesmono yang mengundurkan diri pada Juni 2017 lalu setelah memimpin departemen kreatif selama 15 tahun.

Karir Ratna di industri periklanan tercatat sangat cemerlang. Mulai dari menempati posisi paling bergengsi seperti satu-satunya direktur Creative Senior wanita di Mullen Lowe-Jakarta; orang pertama dari Lowe Indonesia yang dikirim ke SXSW-Texas dan Mullen Lowe Institute-New York; hingga konsisten memenangkan penghargaan lokal dan internasional seperti Citra Pariwara, LIA, Busan, Adfest dan Spikes. Tak heran, jika alumnus Universitas Indonesia itu berhasil mengumpulkan lebih dari 60 penghargaan bergengsi.

Sebelumnya, Ratna pernah bertugas di JWT selama lebih dari empat tahun dan menangani perpaduan merek global dan lokal, seperti Fanta, Sprite, Dove, HSBC, Sunsilk, Axe, Orang Tua Group, dan Konimex. Ia juga pernah bergabung dengan Bates141 selama empat tahun dan Ogilvy selama hampir lima tahun.

“Saya selalu percaya bahwa iklan itu seperti kekuatan luar biasa, akan berdampak positif apabila digunakan dengan bijak. Da, bersama tim baru saya di Bates CHI Jakarta, saya tidak sabar untuk menghasilkan karya yang benar-benar membuat orang tertarik,” ujar Ratna, yang juga lulusan Prasetiya Mulya Business School dan University of Cambridge-UK.

Bates CHI & Partners merupakan jaringan terbaru di Asia. Diluncurkan pada tanggal 28 Februari 2013, kemitraan ini menyatukan Bates--sebuah agensi dengan pendapatan sepuluh besar di Asia yang memiliki 14 kantor di sembilan negara di Asia—dan CHI sebagai lembaga independen paling terkenal di Inggris menurut Cannes. Dengan 16 kantor di seluruh dunia, Bates CHI & Partners menciptakan Gagasan Besar untuk Merek-merek Ambisius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Alibaba Investasi US$ 1,1 Miliar ke Tokopedia

Alibaba sepertinya belum puas dengan mengakuisisi Lazada. Keseriusan Alibaba bermain di industri e-Commerce kembali dibuktikan dengan menyuntikkan investasinya senilai US$...

Close