Rezki Yanuar, dari Advertising ke e-Commerce

Coba simak pencapaian Shopee ini. Selama Big Ramadhan Sale kemarin, e-commerce itu mencatat transaksi hingga 1,5 juta dalam waktu 24 jam. Jauh melampaui angka 1 juta transaksi yang ditargetkan semula. Kemeriahan Big Ramadhan Sale berhasil menjadikan Shopee sebagai destinasi belanja online nomor satu di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan selama bulan puasa maupun jelang Lebaran.

Kendati baru dua tahunan hadir di Indonesia, Shopee berhasil masuk lima besar e-commerce di Indonesia berdasarkan survei iPrice. Di antara lima pemain besar lainnya, Shopee adalah aplikasi belanja online yang paling banyak diunduh. Tahun lalu pengunduh baru mencapai 25 juta orang. Februari lalu, angka ini sudah melampaui 40 juta orang.

Bukan hanya berhasil menumbuhkan buyer secara fantastis, seller Shopee juga tumbuh pesat. Di Shopee sekarang ada 850 ribu seller, dan yang istimewa 70%-80%-nya merupakan tenant berskala UMKM lokal. Program edukasi kampus Shopee yang menyasar para pelaku usaha selama satu tahun terakhir berhasil menumbuhkan seller di 515 kota. Sebelumnya, e-commerce ini populer karena konsisten menggelar promo gratis ongkos kirim dan flash sale (promosi dengan diskon besar dalam durasi waktu pendek).

Trik lain yang cukup cerdik untuk mengerek popularitas Shopee adalah membuka lapak celebrity squad April lalu. Sesuai namanya, lapak ini bertujuan untuk mendekatkan para pengguna Shopee dengan para artis idolanya sekaligus untuk memberikan pengalaman belanja online yang mengesankan. Shopee menyediakan lapak bagi 40 selebriti, termasuk selebgram, antara lain Ayu Ting-Ting, Prilly Latuconsina, Maya Septa, Ashanty, dan Firrina Sinatrya.

Rezki Yanuar, Country Brand Manager Shopee, percaya kerja sama dengan para selebriti tersebut bisa meningkatkan kepercayaan konsumen kepada Shopee. Yup, bicara tentang pencapaian Shopee memang tidak bisa lepas dari nama Rezki Yanuar, sang Country Brand Manager. Pria ini yakin, kunci Shopee bisa terus maju adalah lantaran mereka mampu mendengarkan konsumen dari sisi produk inovasi, komunikasi, hingga media consumption.

“Media itu berubah terus. Perubahaan media makin kesini berbanding lurus dengan biaya marketing kami. Contohnya, orang mungkin masih mendengar radio, tapi ada juga yang mendengar platform digital seperti Joox dan Spotify. Kita harus inovasi ke sana,” paparnya.

Rezki bergabung dengan Shopee sejak Agustus 2017. Sebelumnya, alumni Universitas Padjajaran tersebut lama memegang posisi Senior Manager, Brand & PR Elevania, yang ia jalani sejak awal 2013. Namun begitu, sebelum periode eksistensiny di e-commerce, Rezki banyak berkecimpung di dunia advertsing. Lulusan Businees administration ini mengawali karir di BBDO Indonesia sebagai Creative Service dan kemudian melompat ke Dentsu Indonesia dengan posisi terakhir sebagai Senior Project Manager. Selama itu, ia juga sempat berkarir di PT Bank BRISYariah, sebagai Advertising & Promotion Manager, serta Manajer Marketing di PT Emax Fortune International.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)