Timothius Martin Makin Cinta dengan Dunia e-Commerce

Sukses membangun dari awal divisi marketing MatahariMall.com, April 2017 ini Timothius Martin memutuskan untuk hijrah ke JD.ID sebagai Head of Marketing JD.ID. Pria yang akrab disapa Timo tersebut sepertinya memang tak bisa lepas seakligus makin cinta dengan industri digital, khususnya e-Commerce. Mau bukti? Sejak memperoleh gelar master jurusan Marketing dari The University of Birmingham hingga sekarang, Timo masih berkarir di industri digital maupun e-Commerce.

“Industri digital dan e-Commerce adalah dunia yang menarik untuk dipelajari. Selalu ada tantangan baru yang dapat saya pelajari di setiap saya berkarir. Oleh karena itu, misi saya pribadi adalah membuat online shop yang dapat dinikmati oleh seluruh segmen masyarakat Indonesia, termasuk di seluruh daerah di Indonesia,” jelas lulusan S1 dari Universitas Pelita Harapan itu bercerita.

Karir Timo di industri digital diawali ketika ia bergabung dengan Priceline Group di Manchester, United Kingdom. Di kelompok usaha yang membawahi Agoda.com itu, ia dipercaya sebagai Marketing Manager (SEA Market). Selanjutnya, Timo memutuskan untuk bergabung dengan Easy Internet Ltd. Di Leicester, United Kingdom, sebagai Head of Online Marketing.

Lebih dari tiga tahun berkarir di luar negeri, membuat Timo penasaran dengan perkembangan industri digital di Tanah Air. Rasa penasaran Timo cukup dimaklumi, mengingat industri digital--termasuk e-Commerce--tengah berkembang pesat di Indonesia. Dengan jam terbang Timo di industri digital mancanegara, akhirnya ia dipercaya Lippo Group untuk membangun Divisi Marketing MatahariMall.com. Ia pun dipercaya menjabat Head of Performance Branding Marketing MatahariMall.com sejak Oktober 2014.

Sebelum resmi diluncurkan di pasar, Timo pun sudah bergerak cepat membangun tim Marketing MatahariMall.com. Dari yang hanya 10 orang, tim marketing MatahariMall.com kini sudah tembus 700 orang. Kerja keras pehobby naik gunung dan hiking itu tak percuma. Kini, MatahariMall.com sanggup menjadi Top 3 e-Commerce di Indonesia.

Tim marketing, sistem, dan brand MatahariMall.com yang sudah kuat memicu Timo untuk mencari tantangan baru. “Ketika saya berkarir di luar negeri, saya mempelajari banyak hal tentang karakter market dan industri online di sana. Sementara itu, di MatahariMall.com, saya belajar banyak tentang karkater market dan perusahaan lokal e-Commerce. Bahkan, saya ditantang untuk turut membangunnya sejak awal. Selanjutnya, saya ingin tantangan baru dengan bergabung di JD.ID pada April ini,” papar Timo.

Bergabungnya Timo di JD.ID karena ia tertantang untuk mempelajari e-Commerce berkonsep ritel yang bukan lokal. “Meski bukan perusahaan lokal, saya dituntut untuk mengembangkan JD.ID dengan karakter lokal. Di China sebagai negara asalnya, JD.com telah sukses. Oleh karena itu, saya dituntut untuk mengulang sukses serupa di Indonesia,” pungkasnya.

Sejumlah strategi sekaligus kampanye pemasaran JD.ID pun sudah dipersiapkan Timo dan timnya. Mulai dari kampanye online, offline, hingga taktikal Ramadhan, ditegaskannya, harus mampu menciptakan experience di sepanjang journey-nya konsumen. “Jika di usianya setahun, JD.ID sanggup tumbuh 10 kali lipat baik dari sisi pengguna maupun transaksi, maka tahun 2017 ini saya berharap pertumbuhannya melebihi tahun lalu,” tutup Timo yang dalam lima tahun ke depan memiliki goal untuk membangun perusahaan startup sendiri.

(Simak ulasan lengkap tentang strategi pemasaran JD.ID di Majalah MIX edisi Juni 2017)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Sinergi Pemerintah dan Swasta untuk Mensukseskan Destinasi Wisata Alam

Siapa yang tak kenal Labuan Bajo? Salah satu destinasi wisata yang tengah happening itu, terbukti sanggup menyedot minat daya taris...

Close