Bila Pengendara Grab Tidak Bermasker, Penumpang Boleh Batal

Atribut lengkap mitra pengemudi GrabCar Protect, termasuk partisi plastik (Foto: Grabe Indonesia)

Anda memesan Grab dan menjumpai pengemudinya tidak menggunakan masker? Anda boleh membatalkannya.

Dalam release tentang kuliah umum virtual yang menyoroti ketangkasan pelaku bisnis (business agility) dalam beradaptasi yang disampaikan kepada media, Rabu lalu, disebutkan bahwa GrabProtect memperkenalkan prosedur berkendara baru untuk perjalanan yang lebih aman.

Hal ini dimulai dari memastikan para pengguna baik mitra pengemudi maupun penumpang dalam kondisi sehat dan telah melakukan sejumlah langkah pencegahan yang diperlukan sebelum melakukan perjalanan.

Inisiatif ini juga memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk membatalkan perjalanan dan memberikan saran kepada pihak Grab jika salah satu pihak tidak mengenakan masker.

Selain itu, GrabProtect juga mendorong penerapan prosedur perjalanan yang lebih aman dan higienis seperti penggunaan sanitasi tangan secara rutin dan metode pembayaran non-tunai.

Peluncuran GrabProtect di tengah pandemi COVID-19 merupakan solusi yang bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat dan memastikan terjaminnya mata pencaharian para mitra Grab menyusul pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar di Indonesia.

Ide atas peluncuran GrabProtect ini juga didorong oleh budaya perusahaan yang gesit dimana ketangkasan bisnis telah menjadi inti dari model bisnis Grab.

Sebagai bentuk penerapan deklarasi kesehatan yang ketat, GrabeCar mewajibkan pemakaian masker, dan prosedur disinfeksi. Armada GrabCar juga telah dilengkapi dengan partisi yang bertujuan untuk membatasi kemungkinan paparan virus antara pengemudi dan penumpang.

Mitra pengemudi GrabBike juga telah dilengkapi dengan pelindung yang dirancang seperti tas punggung untuk membatasi aliran udara dari pengemudi ke penumpang sehingga akan meminimalisir resiko paparan virus antara pengemudi dan penumpang.

Sesuai arahan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perhubungan, adaptasi dalam layanan transportasi ini telah memungkinkan ribuan mitra pengemudi Grab untuk kembali beroperasi melayani masyarakat. 

“Sejak awal, prioritas utama kami adalah memastikan keamanan dan kebersihan bagi mitra pengemudi dan pelanggan kami, terutama di masa pandemi ini. Hal ini akan membantu mempertahankan pendapatan para mitra kami, yang dapat dicapai dengan membangun kepercayaan dari para pelanggan untuk terus menggunakan platform kami,” kata President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)