Forum CSR dan Dinas Sosial DKI Jakarta Gelar "Sustain Ability Fest 2019"

Untuk pertama kalinya, Forum CSR DKI Jakarta bersama Dinas Sosial DKI Jakarta menggelar program "Sustain Ability Fest 2019". Program yang digelar sejak Agustus itu menghadirkan sejumlah rangkaian kegiatan. Mulai dari Creative Talk dengan menghadirkan para pembicara pakar, Community Action dan Donation berupa bakti sosial ke panti sosial Tuna Netra Bina Cahaya Batin, Voluntary Action berupa restorasi kerang hijau yang bersinergi dengan PT Pembangunan Jaya Ancol, eksibisi, hingga penghargaan Padmamitra+ Awards 2019 yang akan digelar pada 2 November 2019 mendatang.

Dijelaskan Ketua Umum Forum CSR DKI Jakarta Mahir Bayasut, program Padmamitra+ Awards ini memasuki perhelatan yang ketiga. "Program ini kami gelar dua tahun sekali. Yang berbeda dari perhelatan sebelumnya, Padmamitra+ Awards 2019 menghadirkan 15 kategori, dari yang sebelumnya hanya 7 kategori," urainya, pada hari ini (25/9), di Jakarta.

Sampai saat ini, sudah ada 60 perusahaan yang mendaftar untuk mengikuti Padmamitra + Awards 2019. Dari jumlah tersebut, imbuh Mahir, 70%-nya adalah pihak swasta atau pelaku usaha dan 30% adalah organisasi seperti Baznas, Perguruan Tinggi, dan sebagainya. "Sebelumnya, jumlah pendaftar hanya 15-20 perusahaan," tutur Mahir.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa objektif dari program Padmamitra+ Awards 2019 adalah mengapresiasi para pelaku usaha maupun organisasi non profit seperti yayasan, LSM, dan organisasi masyarakat yang telah berkontribusi dalam penanganan permasalahan sosial secara berkelanjutan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). "Ke depan, program ini kami harapkan dapat menciptakan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, maupun organisasi," sebut Mahir.

Ditambahkan Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah, "Sebagai penyelenggara Padmamitra Awards, program ini merupakan kolaborasi yang akan kami kembangkan terus ke depannya. Program ini juga sebagai upaya kami untuk mencapai visi Jakarta, yakni Maju Kotanya, Bahagia Warganya. Kami juga mengpresiasi kepada para pelaku usaha maupun lembaga non profit yang telah memberikan kontribusinya bagi Jakarta melalui program CSR mereka."

Diakui Maria Nindita Radyati, salah satu juri Padmamitra+ Awards 2019, sampai saat ini, pemahaman masyarakat akan CSR masih sempit. "Mereka hanya memahami CSR sebagai kegiatan sosial. CSR identik hanya dilakukan oleh para pelaku usaha. Padahal, CSR dapat dilakukan oleh seluruh organisasi, baik profit maupun non profit, termasuk yayasan, LSM, maupun organisasi masyarakat. Justru sektor ketiga inilah yang dapat membantu eksekusi program CSR," paparnya.

Ia pun menegaskan, CSR tidak hanya giving back to community. Akan tetapi, juga harus mampu memberikan dampak sosial dan lingkungan, termasuk berdampak pada Sustainable Development Goals (SDGs). "CSR juga bukan hanya untuk pemangku kepentingan di eksternal, tetapi juga internal," ujar Maria.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)