Hitachi Young Leaders Initiative (HYLI) ke-14 Dibuka

Hitachi mengundang mahasiswa Indonesia untuk mengikuti program Hitachi Young Leaders Initiative (HYLI) ke-14. Empat mahasiswa terbaik akan mewakili Indonesia dalam forum regional yang diselenggarakan di Yangoon, Myanmar pada Juli 2017.

Dilaksanakan untuk pertama kali oleh Hitachi, Ltd pada tahun 1996, HYLI merupakan program kepemimpinan (thought leadership) dan tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan yang bertujuan untuk mengidentifikasi pemimpin-pemimpin masa depan Asia. Program ini menawarkan kesempatan bagi mahasiswa terbaik dari setiap negara peserta untuk bertemu dan membahas berbagai masalah ditingkat regional dan global bersama para tokoh regional terkemuka yang berasal dari kalangan pemerintah, sektor swasta, dan akademisi.

"Selama 20 tahun terakhir, HYLI telah menghimpun banyak siswa berbakat dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk lebih terlibat dalam menciptakan kondisi masyarakat yang lebih baik. Para alumni HYLI saat ini telah banyak yang menjadi akademisi, menduduki posisi penting di pemerintahan dan dunia usaha serta memiliki pengaruh nyata kepada masyarakat berkat pengalaman mereka mengikuti program HYLI," tutur Takuya Yamakawa, President Direktur PT. Hitachi Asia Indonesia.

HYLI ke 14 akan mengangkat tema Challenges and Solution in ASEAN Urbanization”.Pada saat pelaksanaan HYLI di Yangoon, Myanmar nanti, para mahasiswa akan berkesempatan untuk belajar dan berinteraksi dengan para pemimpin dan individu-individu berpengaruh di sektor perencanaan kota (urban planning) dan sistem masyarakat berkelanjutan (sustainable society) dikawasan ASEAN. Melalui forum ini, para mahasiswa juga dapat mengikuti berbagai aktivitas lintas budaya yang dapat membangun jaringan dan menjadi bekal bagi karir mereka dimasa depan.

Pendafataran untuk program HYLI dibuka hingga tanggal 23 Februari 2017, pendaftaran ini terbuka bagi mahasiswa dari lima universitas di Indonesia yang turut berpartisipasi dalam HYLI. Kelima universitas tersebut adalah: Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dan Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta.

Untuk dapat mengikuti program HYLI, para mahasiswa wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Mahasiswa sarjana atau pascasarjana penuh dari universitas dalam negeri yang berafiliasi dengan program HYLI.

  2. Masih menjadi mahasiswa sarjana atau pascasarjana penuh sampai program HYLI berakhir di bulan Juli 2017.

  3. Memiliki rata-rata minimum IPK 3.0 dari 4.0 (atau 3.5 dari 5).

  4. Secara aktif bergabung dalam aktivitas ekstrakurikuler dan/atau kegiatan sosial.

  5. Memiliki ketertarikan dan familiar dengan isu-isu regional dan global.

  6. Fasih berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan.

  7. Berkomitmen untuk menghadiri kegiatan pasca HYLI di negeri asal (Indonesia) untuk berbagi pengalaman yang didapat selama program HYLI kepada rekan-rekan terdekat mereka.

  8. Berupaya mengambil inisiatif dan memimpin upaya dalam merealisasikan masyarakat yang berkelanjutan (sustainable) dan inklusif.

  9. Bukan merupakan Alumni dari program HYLI terdahulu.

Mahasiwa yang lolos dalam penyaringan tahap awal wajib untuk menghadiri wawancara dengan anggota dewan juri dari Indonesia pada bulan Maret 2017. Empat mahasiswa terpilih akan mewakili Indonesia untuk bergabung dengan rekan-rekan mereka yang berasal dari Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam dan Jepang.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)