Mewujudkan Corporate Value Melalui "Satkaara Berbagi"

Care and Repect menjadi salah satu corporate value yang senantiasa ditanamkan kepada setiap personil agensi Public Relation (PR) Cetta Satkaara. Sejatinya, corporate value itulah yang selama ini menjadi landasan Satkaara dalam menjalankan roda bisnisnya. Termasuk, dalam menjalin hubungan dengan seluruh stakeholder-nya.

Salah satu bentuk Care and Respect yang dijalankan adalah dengan masyarakat sekitar. Pada awal Februari ini (2/2), Satkaara menggelar Program Satkaara Berbagi, yakni kegiatan bakti sosial (baksos) tahunan Satkaara (sejak 2012). Langkah itu merupakan implikasi nyata dari nilai Care and Respect Satkaata.

"Sesuai dengan passion Satkaara di bidang sosial, kesehatan, dan pendidikan, maka program Satkaara Berbagi menyasar anak yatim piatu di panti asuhan, korban bencana, anak dengan penderita kanker, serta komunitas anak jalanan," ujar Ruth Andriani, Senior Advisor Cetta Satkaara.

Ia mengaskan bahwa objektif dari program Satkaara Berbagi adalah dapat bermanfaat dan memberikan kenangan yang indah bagi anak-anak rawat atau teman-teman penyandang disabilitas di Wisma Tuna Ganda Palsigunung. Sementara bagi Satkaara dan para relawan, baik dari personil Satkaara maupun media, diharapkan dapat menumbuhkan rasa peduli dan cinta kasih terhadap sesama dan menjadi pribadi yang selalu bersyukur.

Bersamaan dengan HUT Cetta Satkaara ke-7, Satkaara Berbagi kali ini menyambangi anak-anak rawat di Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Cimanggis, Jakarta Timur, Sabtu (2/2). Bersama dengan para relawan, Satkaara mengajak para relawan dan Sahabat Satkaara untuk berbagi dan menghibur para penyandang disabilitas di Wisma Tuna Ganda Palsigunung. Termasuk, memberikan bantuan berupa sembako dan peralatan kebersihan yang merupakan donasi Satkaara bersama relawan dan mitra atau Sahabat Satkaara yang ambil bagian.

“Satkaara Berbagi ke-7 kali ini sangat istimewa, karena kami memiliki kesempatan untuk berbagi kebahagiaan bersama penyandang disabilitas Wisma Tuna Ganda Palsigunung. Ditambah lagi, bantuan yang diberikan bukan dari perusahaan saja, tetapi setiap individu Satkaara turut serta memberikan bantuan, begitu juga sahabat Satkaara lainnya,” lanjut Ruth.

Kali ini, Satkaara juga menggandeng Spider-Verse Indonesia, Komunitas Cosplay Spiderman, yang memberikan kejutan dan menghibur sepanjang acara baksos berlangsung. Diungkapkan Rahmat Soerodjo, anggota Spider-Verse Indonesia, "Program Satkaara Berbagi selaras dengan nilai-nilai yang kami tanamkan di Spider-Verse Indonesia. Kami harap program seperti ini dapat terus dilakukan karena berbuat kebaikan dengan berbagi kepada orang lain dapat dimulai dari diri sendiri dan dari hal yang kecil.”

Sementara itu, dikatakan Kristanti, Kepala Wisma Tuna Ganda Palsigunung, ada sekitar 28 anak rawat di Wisma Tuna ganda menyandang disabilitas lebih dari satu. Oleh karena itu, meski banyak yang telah berusia dewasa, namun tetap memiliki mental seperti anak-anak. Kebanyakan dari mereka juga sudah tidak memiliki keluarga, dan dirawat di Wisma Tuna Ganda Palsigunung sejak kecil sampai akhirnya tutup usia. “Kami hanya ingin hidup kami berguna buat mereka. Mendampingi mereka dengan cinta yang kami punya. Menjadikan mereka bagian dari hidup kami,” tutup Kristanti yang sudah 25 tahun menjadi pengelola panti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)