PAKEM, Kerja Sama CSR Djarum dan BNI

Berkolaborasi dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Djarum Foundation kembali menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR). Program CSR yang digelar sejak awal tahun 2013 hingga 2015 mendatang itu mengambil tema “Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Pembelajaraan Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan” atau dikenal dengan Program PAKEM. Melalui kerja sama CSR itu, guru-guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diberikan pembekalan.

Lewat program PAKEM, Djarum Foundation dan BNI bekerja sama memberikan bekal bagi para guru dan kepala sekolah, sehingga mereka mampu menjadi tenaga pendidik yang berkualitas dalam menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan bagi para siswanya.

Dijelaskan Primadi H. Serad, Direktur Program Djarum Foundation, “Kami percaya, segala upaya dalam peningkatan kualitas pendidikan dimulai dari peningkatan kualitas para tenaga pendidiknya. Program kolaborasi bersama BNI ini bertujuan untuk memberikan bekal bagi para guru dan kepala sekolah, sehingga mereka mampu menjadi tenaga pendidik yang berkualitas dalam menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan bagi para siswanya.” Program PAKEM yang berjalan selama tiga tahun itu dilaksanakan atas kerja sama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. melalui inisiatif ‘BNI Sahabat Sekolah’ dan Djarum Foundation. Sampai saat ini, program tersebut telah diikuti oleh empat SD di Kabupaten Kudus, yakni SD Negeri 1 Jatikulon, SD IT Al Islam, SD Masehi, dan MI NU Banat. Masing-masing dari sekolah tersebut mengirimkan satu Kepala Sekolah dan sepuluh tenaga pendidiknya guna mengikuti rangkaian program Peningkatan Kualitas Pendidikan ini. Memasuki tahun kedua, 2014, program PAKEM kembali memperkuat keterampilan yang sudah diterima para guru di tahun pertama. Yaitu, pada penguatan keterampilan pedagogy guru dalam mengelola pembelajaran melalui penerapan salah satu model pembelajaran dalam Kurikulum 2013. Persisnya, PBL (Project Based Learning) atau Pembelajaran Berbasis Proyek. Menurut Serad, model tersebut merupakan suatu pembelajaran kreatif yang berpijak pada identifikasi dan analisis masalah-masalah yang ada di lingkungan sekolah. Gatot M. Suwondo, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. menambahkan, "Bank Negara Indonesia sangat peduli terhadap dunia pendidikan. Peningkatan kualitas pendidikan telah menjadi salah satu tujuan dari program Corporate Social Responsibility kami melalui program BNI Sahabat Sekolah. Semoga langkah kecil ini bisa menggerakan angin perubahan yang besar dan berguna bagi dunia pendidikan di Indonesia."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)