UBSI Edukasi Pemuda Karang Taruna Berbisnis Produk Kreatif

Berbagai inisiatif sosial kerapkali digelar berbagai kampus atau perguruan tinggi melalui program Pengabdian Masyarakat. Langkah itu pula yang dilakukan oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dalam menjalankan program Pengabdian Masyarakat di tahun ini.

Salah satu program Pengabdian Masyarakat yang digelar UBSI pada awal November ini adalah dengan mengajak pemuda karang taruna RW. 01 Ragunan untuk mengembangkan usaha kreatif. Inisiatif itu digelar di STMIK Nusa Mandiri Warung Jati Jl. Damai No. 8 Warung Jati Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh dosen UBSI itu juga mengikutsertakan mahasiswa dalam pelaksanaannya, dengan total anggota tujuh orang. Tema yang diusung kali ini adalah “Pelatihan Pembuatan Souvenir Pin Guna Mendukung Usaha Kreatif dan Kemandirian Karang Taruna RW.01 Ragunan”.

Dihadiri oleh puluhan pemuda karang taruna RW. 01 Ragunan, peserta diedukasi bagaimana proses membuat pin. Mulai dari proses pembuatan desain, hingga pin siap digunakan. “Untuk desain pin pada pengabdian masyarakat kali ini, kami menggunakan aplikasi Adobe Photoshop. Kami juga mengajarkan bagaimana cara pencetakan, pemotongan pin hingga bisa digunakan,” ungkap Rame Santoso selaku Tutor dalam program pengabdian masyarakat kali ini.

Ia meyakini, pembuatan pin yang sangat sederhana ini bisa menjadi ide usaha yang mudah dilakukan oleh anak muda yang suka dengan hal-hal unik. Mereka dapat menggunakan desain yang menarik atau menggunakan foto sendiri. Dengan demikian, memiliki nilai jual yang tinggi ketika pin yang dibuat bisa berbeda dan memiliki nilai unik dari yang lain.

“Sesuai dengan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini, dimana dosen dan mahasiswa yang terlibat pada pengabdian masyarakat ini berharap bahwa kami dapat meningkatkan kemampuan dan mengembangkan ide-ide  kreatif, terutama pada generasi muda di lingkungan sekitar kampus,” tandas Rame.

Melalui program pengabdian masyarakat ini, para peserta juga diberikan kesempatan untuk menghasilkan pin buatannya sendiri, sesuai dengan desain yang diinginkan dan dibuat oleh masing-masing peserta.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain kami diajarkan cara pembuatan pin dari awal hingga bisa digunakan, kami juga diberi keleluasaan membuat pin sesuai keinginan kami. Pada kegiatan ini, kami juga diajarkan berfikir kreatif dengan hal yang sederhana, tapi bernilai dan dapat menjadi ide usaha kreatif untuk kami,” tutup Putri selaku peserta pelatihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)