Inisiatif BCA Menekan Angka Kebutaan Akibat Katarak

Melalui salah satu pilar Corporate Social Responsibility (CSR)-nya, Solusi Sinergi, BCA berinisiatif menyalurkan donasi alat operasi katarak dan sarana pengambilan darah donor senilai total Rp 1,3 miliar kepada SPBK Perdami Pengurus Pusat, Perdami Cabang DKI Jakarta, dan Perdami Cabang Riau. Selain itu, BCA turut menyerahkan donasi Sarana Pengambilan Darah Donor kepada UTD PMI DKI Jakarta. Prosesi penyerahan dilakukan pada hari ini (3/12), di Jakarta.

Dijelaskan Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, mengusung payung “Bakti BCA”, BCA secara konsisten menggelar berbagai inisiatif yang berkelanjutan melalui tiga pilar, yakni Solusi Cerdas BCA di bidang pendidikan; Solusi Sinergi BCA di bidang budaya, kesehatan, budaya, lingkungan, olahraga, maupun empati; dan Solusi Bisnis Unggul di bidang pembinaan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), komunitas, dan desa wisata.

Lebih lanjut ia memaparkan, donasi untuk kesehatan mata—terutama untuk para penderita katarak—tak lepas dari data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menunjukkan bahwa di Indonesia, terdapat sekitar 3,5 juta orang mengalami kebutaan pada kedua belah mata, dimana 50%-nya atau sekitar 1,5 juta orang mengalami kebutaan akibat katarak. Bahkan, berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) per 30 Agustus 2018, katarak merupakan penyumbang terbesar kebutaan di Indonesia yang hampir mencapai 60 persen.

Catatan World Health Organization (WHO) di situs Kementerian Kesehatan pada Juli 2017 juga mengungkapkan bahwa jumlah kebutuhan minimal darah di Indonesia sekitar 5,1 juta kantong darah per tahun atau 2% dari jumlah penduduk Indonesia.

Latar belakang itulah yang menyadarkan kami bahwa katarak dan kebutuhan darah di Indonesia  masih menjadi salah satu masalah penting di bidang kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat. Untuk itu, diperlukan berbagai inisiatif dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta. BCA, sebagai salah satu institusi perbankan yang dekat dengan masyarakat juga ingin memberikan perhatian lebih untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, antara lain melalui pelaksanaan operasi katarak gratis dan kegiatan donor darah,” tandas Jahja.

Hingga 2019, menurut Jahja, BCA bersama SPBK Perdami Pengurus Pusat telah melakukan 5.328 operasi mata katarak di berbagai daerah di Indonesia. Sementara itu, bersama PMI, BCA berhasil mengumpulkan lebih dari 47 ribu kantong darah dari 108 kali penyelenggaraan donor darah.

Sebelumnya, pada 2018, BCA juga telah menyumbang dua unit Inl 0990 A Inami Mega 80 Operation Microscope With X Y Device & Automatic Foot Switch and Accessories (Jepang) senilai Rp 500 juta kepada SPBK Perdami Pengurus Pusat, satu unit mikroskop mata & carrying box senilai Rp 375 juta kepada Perdami Cabang DKI Jakarta, dan donasi 4 unit blood scale & mixer kepada PMI senilai Rp 440 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)