Peran South Pacific Viscose Wujudkan Inisiatif "Citarum Harum"

Dukungan PT  South Pacific Viscose--produsen serat berbahan dasar dari kayu dengan segmentasi  untuk pasar global--atas inisiatif Citarum Harum kembali diwujudkan melalui proses penyelesaian pengerukan sedimentasi pada tepi Sungai Citarum di ruas Kampung Sawah, Desa Cilangkap, Kabupaten Purwakarta. Proses penyelesaian yang berlangsung pada November ini (19/11), merupakan upaya SPV untuk merevitalisasi dan mencegah pencemaran lingkungan sekaligus menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan. 

Dijelaskan Head of Corporate Affairs  PT South Pacific Viscose  Widi Nugroho Sahib, "Kami terus proaktif dan inovatif dalam mendukung inisiatif Citarum Harum melaui karya nyata. Langkah ini sebagai wujud nyata dari praktik bisnis berkelanjutan PT South Pacific Viscose dan juga sesuai arahan Lenzing AG dari Austria sebagai induk perusahaan kami.“

Lebih lanjut ia menegaskan, berawal dari arahan Menko Maritim Bapak Luhut Pandjaitan, maka South Pacific Viscose mengerjakan pekerjaan pengerukan dengan legal standing,  yaitu Izin Pengerukan dari Kementerian PU dan bersinergi dengan stakeholders lainnya, seperti BBWS Citarum dan SATGAS Citarum. "Pada akhirnya, Kementerian PU memberikan izin dengan nomor 517/KPTS/M/2019 untuk mengeruk sedimen dengan luas sekitar 1.912 meter persegi dengan ketebalan sekitar 3 meter dan volume 5.736 meter kubik," ucap Widi.

Tak hanya mengeruk sungai, menurut Widi, South Pacific Viscose juga melakukan penghijauan pada tepi Sungai Citarum, yakni dengan menanam lebih dari 1.000 pohon Trembesi, pohon Mangga, pohon Kelapa, pohon Nangka, serta pohon Ekaliptus dan rumput Vetiver.  South Pacific Viscose juga membuat 2 lokasi RPTH atau Ruang Publik Terbuka Hijau. Keduanya adalah RPTH Taman Cikarikil dan RPTH Dermaga BCL (Bandar Citarum Lestari) yang terbuka untuk umum. 

"Setiap hari masyarakat umum dapat memanfaatkan fasilitas di RPTH Taman Cikarikil yang berdiri di lahan milik perusahaan seluas hamper satu hektar dengan penerangan listrik tenaga surya. Fasilitas yang ada antara lain, jogging track, lapangan futsal, lapangan voli, sawah, dan kolam ikan, termasuk fasilitas dermaga untuk perahu di RPTH Dermaga BCL,” lanjut Widi, yang menyebutkan bahwa di tahun 2017, South Pacific Viscose  mendapatkan predikat Proper Biru selama tiga tahun berturut-turut. 

Saat ini, diakui Widi, South Pacific Viscose tengah menggelar berbagai aktivitas  untuk mendapatkan Proper Hijau. Salah satunya, dengan melakukan program Corprate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan. "Kami  tidak ingin sebatas  menjadi perusahaan yang patuh, tetapi ingin menjadi standar acuan industri dalam hal sustainability,”  ujar Widi 

Sebelumnya, South Pacific Viscose juga telah berkontribusi aktif melalui  berbagai kegiatan  CSR seperti revitalisasi lahan negara dari tempat pembuangan sampah warga menjadi kebun buah-buahan, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Eco Village berupa kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga  (Bank Sampah Mandiri),  pertanian sayur hidroponik di Kampung Ciasem dan Kampung Ciroyom, dan pembuatan Biogas sebagai energi terbarukan bagi warga desa. 

(Foto: Ihsan Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)