Promo Kreatif Piala Dunia 2014 - Coca Cola, Castrol, Budweiser, Moy Park, McDonald's, Johnson & Johnson, Sony, Adidas

Semua sponsor FIFA World Cup membuat konten iklan yang rich dan menggunakan media sosial untuk lebih menggaungkannya. Ditambah, total penonton kumulatif yang menyaksikan World Cup (Piala Dunia 2014) mencapai delapan miliar. Artinya FIFA akan mendapat penghasilan sebanyak USD 4 miliar – naik 10 persen dari World Cup 2010. Sekitar USD 1,4 miliar berasal dari kerja sama dengan brand sponsor dan hak siar televisi. Brazil branding. Lalu, seperti apa strategi 'sosial' yang digencarkan brand sponsor? Pertama, Coca-Cola. Brand minuman soda ini meluncurkan kampanye iklan terbesar sepanjang sejarah dengan tema sosial yang mengajak dunia untuk merayakan sepakbola sebagai olahraga sosial. Coca Cola membuat serial film dokumenter berdurasi pendek, membuat mosaik foto terbesar dalam sejarah dengan menampilkan wajah dan pesan dari fans, serta mengajak konsumen di seluruh dunia untuk meng-upload video klip tentang momen bahagia mereka. Kedua, Castrol. Brand ini berinvestasi di World Cup 2014 sebanyak puluhan juta pound, antara lain membuat official ranking performance dengan analisis setiap touch, tackle shot, dan pass para pemain. Menurut Global Sponsorship Manager Castrol, tahun ini iklan World Cup mereka, yang menampilkan bintang sepak bola muda Neymar dan pembalap professional Ken Block, paling banyak di-share di media sosial. Ketiga, Budweiser. Brand bir ini membuat kampanye iklan bertajuk 'Rise as One', yang menceritakan perayaan momen untuk menyatukan dan menginspirasi fans sepak bola di seluruh dunia. Budweiser juga membuat aplikasi handphone bertema sepak bola, channel YouTube, dan Facebook Page. Keempat, Moy Park. Baru-baru ini Moy Park diakuisisi oleh Marfrig, perusahaan food processing terbesar ketiga di dunia asal Brazil. Aktivitas sponsorship yang dilakukan adalah dengan membuat promosi dan produk bertema World Cup untuk meningkatkan penjualan online menggunakan sosial media. Kelima, McDonalds. McD membuat World Cup game, yaitu permainan sepak bola fantasi, dan menciptakan aplikasi mobile dimana pengguna bisa bermain sepak bola di smartphone mereka hanya dengan menjentikkan jari. Keenam, Johnson & Johnson. Kampanye yang bertajuk ‘Care inspires Care’ mengajak masyarakat untuk berbagi momen kemenangan mereka dan menamakan cerita tersebut sebagai Champions of Care. Ketujuh, Sony. Sony membuat jejaring sosialnya sendiri, bernama 'One Stadium Live'. Pengguna jejaring sosial ini dapat memfilter konten topik sepak bola dari Twitter, Facebook dan Google+ dalam enam bahasa (Inggris, Perancis, Portugal, Jepang, Jerman, dan Spanyol. Kedelapan, Adidas. Adidas memproduksi lebih dari 100 film yang diluncurkan di media sosial untuk mendukung kampanyenya yang bertajuk 'All in or Nothing'. Menciptakan brand war room, yaitu kumpulan orang yang memiliki skill tertentu untuk menghandle berita dan memulai percakapan di dunia online terbesar sampai saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)