Teddy House Indonesia Bangun Brand Awareness di Indonesia

Guna merayakan ulang tahun ke 16, Teddy House International menyelenggarakan acara bertema “Once Upon A Time” di Mal Gandaria City, Jakarta, pada Kamis (18/12) sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia boneka Teddy Bear. Acara yang pertama kali diadakan di Indonesia ini juga merupakan bagian dari program awareness kepada konsumen bahwa Teddy House Indonesia merupakan pemegang lisensi merek dagang dari Teddy House Thailand untuk pasar Indonesia.

Dijelaskan oleh President and Managing Director Teddy House Pituphum Hirunyapich, “Melalui perayaan ulang tahun Teddy House yang ke 16 ini, kami ingin mengkomunikasikan kepada publik bahwa Teddy House Indonesia adalah satu-satunya perusahaan yang memegang lisensi merek dagang internasional dari Teddy House Thailand untuk pasar Indonesia.”

Menurut Direktur Teddy House Indonesia Lenny Syam, di Indonesia Teddy House telah menancapkan jejaknya selama enam tahun dan telah memiliki 12 gerai toko yang tersebar di beberapa kota besar, diantaranya Medan, Pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bandung, Surabaya dan Semarang. “Kedepannya, Teddy House akan terus mengembangkan bisnis franchise-nya dengan memperluas jaringan toko di berbagai kota di Indonesia. Hal ini dilakukan atas dasar animo masyarakat Indonesia yang sangat baik terhadap Teddy House, terbukti dengan terus bertambahnya jumlah pelanggan setia Teddy House Indonesia setiap tahunnya.”

Event “Once Upon A Time” merupakan strategi Teddy House International untuk meningkatkan awareness di Indonesia

Event “Once Upon A Time” merupakan strategi Teddy House International untuk meningkatkan awareness di Indonesia

Sebagai sebuah brand, keberadaan Teddy Bear memang sudah sudah dikenal di pasar internasional sebagai produk yang memiliki kualitas terbaik dan ciri khas yang unik. Lenny mengungkapkan bahwa sebagian orang bertanya tentang mengapa Teddy House dapat terus menjalankan bisnis yang hanya fokus menjual “Boneka Teddy Bear” saja, “Jawabannya adalah Teddy House mantap untuk berada di segmen “gift” yang ditujukan untuk niche market dan ingin mengembangkan basis penggemar.”

Bahkan, lanjut Lenny, target pasar utama Teddy House ditujukan kepada segmen umur 15-35 tahun. Hal ini berarti Teddy House Indonesia dapat menawarkan sebuah produk dengan gaya unik dan kualitas terbaik didukung oleh sertifikasi Conformity European Mark (CE Mark) serta menggunakan bahan berkualitas tinggi dan desain yang rapi.

Dalam aktivasi merek yang dilakukan di Mal Gandaria City, Teddy House Indonesia juga menunjukkan koleksi limited edition mereka yang diberi nama “The Sixteen” serta meluncurkan produk “The Signature Bear” yang datang dengan koleksi aksesoris musim favorit: Winter & Christmas 2014. Selain dua hal di atas, pada kesempatan ini Teddy House juga memperkenalkan koleksi karakter mereka sebagai hot items untuk dijadikan hadiah dalam festival akhir tahun.

Bersamaan dengan pameran boneka Teddy Bear, Teddy House juga mengumumkan pemenang kontes foto 2014 yang diselenggarakan oleh Teddy House Internasional pada 20 November yang lalu dengan tema “Selfietime”. Tidak tanggung, pemenang dari kontes yang diselenggarakan akan mendapat gift voucher dan boneka Teddy Bear limited edition.

Dikatakan Lenny, pengumuman pemenang kontes dalam rangkaian hari ulang tahun Teddy House ini merupakan program untuk engaged dengan konsumen setia kami. Selain itu, sambungnya, hal ini menjadi penting untuk diumumkan pada event kali ini karena pemenang pertama kontes foto 2014 ternyata orang Indonesia. Chika Ariel Horas yang berasal dari Denpasar beruntung mendapatkan gift voucher senilai Rp. 3.800.000 dan boneka eksklusif “Mohair Bear” ukuran 8’ yang bernilai Rp. 2.800.000 serta boneka Teddy Bear “Ken” berukuran 12” senilai Rp. 800.000 plus sertifikat. (Fahmi Abidin A)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)