Content Marketing: Jangan Lupakan Value Bagi Pelanggan

Sebuah hubungan yang sukses bisa didapat melalui jalan dua arah. Kedua sisi hubungan harus menguntungkan, dan karena perusahaan Anda ingin memulai hubungan baru ini dengan prospek, masuk akal bagi Anda untuk memberikan value sebagai prioritas pertama. Sebab bagaimanpun prospek tidak akan menjadi pelanggan yang loyal jika pada tahap awal Anda tidak memberikan beberapa value yang membangun kepercayaan sebelum membujuk mereka untuk membeli. Kabar baiknya adalah bahwa Anda dapat memberikan nilai ini dengan sesuatu yang sederhana seperti memberikan wawasan, posting blog atau poscast yang informatif yang membantu mereka memecahkan masalah. Anda menawarkan ini nilai secara gratis dan tanpa pamrih untuk memulai hubungan yang sehat dan saling menguntungkan. Penawaran yang tidak memerlukan risiko bagi calon pelanggan adalah cara yang paling ampuh untuk memulai membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan. Tawaran seperti artikel yang informative, video, atau podcast yang memberikan nilai tanpa meminta informasi kontak atau pembelian juga makin penting. Bagi banyak orang, tidak ada sumber daya lain yang lebih berharga selain dari pada waktu. Itu sebabnya, penjualan melalui on-line kini berkembang pesat. Nilai yang diberikan oleh bisnis umumnya dibuat tersedia bagi prospek dengan konten seperti postingan blog, update media sosial, atau video. Pemasar digital sukses membuat konten gratis yang tersedia yang menyediakan salah satu nilai berikut: Hiburan: Orang membayar banyak uang untuk dihibur, dan konten yang membuat orang tertawa adalah konten yang berpeluang besar untuk diingat. Ini sebabnya iklan mencoba untuk membuat Anda tertawa (berpikir tokek dari Geico atau Flo dari Progressive) banyak diminati. Perlu diingat bahwa mereka hanya memiliki 30 sampai 60 detik untuk memotong melalui semua kebisingan dan membuat mereka mengingat produk atau jasa Anda. Iklan video Poo-Pourri’s dan Friskies’ and Buzzfeed’s “Dear Kitten” di Youtube beberapa contoh utama bagaimana pemasar menyediakan konten menghibur dan dapat menyampaikan pesan mereka. Inspirasi: Orang-orang yang sangat digerakkan oleh konten membuat mereka merasakan sesuatu. Dalam beberapa tahun terakhir, industri olahraga dan kebugaran berusaha keras menyentuh sentimen ini dengan slogan seperti "Just do it," milik Nike, atau kampanye Fitbit yang menunjukkan aktivitas orang-orang sehari-hari (sebagai lawan dari selebriti dan atlet profesional) berhasil mencapai tujuan kampanye mereka dengan menggunakan Fitbit. Bisnis penurunan berat badan juga menggunakan konten inspiratif dengan menggunakan testimonial pelanggan yang sukses dengan menampilkan gambar "sebelum" dan "sesudah" menggunakan jasa. Pendidikan: Anda pernah ke YouTube untuk menonton video tentang bagaimana sesuatu bekerja? Dari proyek-proyek tentang bagaimana membangun kembali mesin mobil, Anda dapat dengan mudah menemukan konten pendidikan secara online. Saat ini orang haus pengetahuan, dan membangun kepercayaan. Blog, situs, saluran YouTube, dan bisnis yang dibangun di sekitar upaya untuk mendidik orang kini sukses. Lihat Wikipedia yang mendapatkan sekitar 16 miliar page view per bulan. Dua yang pertama proposisi nilai (hiburan dan inspirasi) mungkin sulit untuk dieksekusi. Tapi yang ketiga adalah dalam genggaman setiap perusahaan. Namun yang lebih penting adalah, apakah Anda mau berubah atau terlindas oleh perubahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)