IMOOJI, Platform Brosur Digital

Hadir sejak 2014, Imooji sebagai platform aplikasi pemasaran berupa brosur digital interaktif, telah digunakan oleh 500 merek di Indonesia, di antaranya oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Kantor Staf Presiden, ICW, dan Honda.

Melalui Imooji, para pemasar dapat dengan mudah merancang sejumlah tools komunikasi dan pemasaran merek secara interaktif untuk para pengguna smartphone. Imooji antara lain dapat merancang interaktif brosur, katalog, undangan event, marketing promotion, sampai registration atau feedback form.

Istimewanya, pemasar juga dapat berbagi Imooji yang telah mereka buat dengan mudah ke target audience melalui social media platforms (seperti Facebook dan Twitter), chat applications (antara lain WhatsApp, BBM, dan Line), email, hingga SMS blast.

Bahkan, target audience yang disasar pemasar tidak perlu men-download aplikasi apapun atau sign up untuk melihat kreatif produk Imooji yang telah dibagikan. Selain itu, setiap link Imooji juga mengandung QR Code yang mudah di-scan atau dapat diintegrasikan dengan media cetak.

Menurut Aditya Dedi Devianto, Managing Partner Imooji, sejak awal, Imooji diposisikan sebagai interactive show platform. “Sejumlah keunggulan yang Imooji tawarkan adalah biaya ekonomis dalam membuatnya; Interaktif dengan Call To Action ke media sosial, web, video, form isian, hingga WhatsApp (WA) contact; ROI (Return of Investment) yang dapat diukur secara daily report); serta mudah disebarluaskan ke berbagai chat platform seperti WA, SMS, BBM, dan telegaram,” paparnya.

Lebih lanjut ia bercerita, proses penciptaan ide dan new product development Imooji diawali dengan kolaborasi dan community based. “Dari mereka (komunitas—red), kami juga mendapatkan masukan tentang pasar secara detil. Selanjutnya, kami diskusikan dengan Research and Development, untuk kemudian kami develop new product-nya,” ucapnya.

Ada tiga jenis layanan yang dapat digunakan pemasar untuk melakukan promosi dan edukasi ke target market. Pertama, layanan Imooji yang berupa versi Free dan dibuat sendiri, dengan 4 halaman dan 1 call to action. Pada layanan ini, akan ada advertorial pihak ke-3 di halaman akhir.

Kedua adalah layanan Imooji Profesional. Dijelaskan Aditya, layanan tersebut adalah layanan berbayar. Biayanya hanya Rp 2 juta per Imooji per tahun. “Materi diberikan kepada kami untuk didesainkan. Layanan ini terdiri dari 10 halaman, banyak call to action seperti ke web, media sosial, Youtube, WA, dan sebagainya. Dan, di halaman akhir tidak bisa ditempelkan iklan pihak lain,” urainya.

Ketiga adalah Imooji Premium. Melalui layanan ini, pemasar membuat sendiri desainnya dengan menggunakan template Imooji Pro, Call to Action banyak, halaman ada 8, bergantung kebutuhan kuota dari user, dan harga kuota 200K per Imooji per tahun tergantung pada paket kuota.

Jenis promosi yang dapat dibuat pemasar melalui tiga layanan itu antara lain undangan event atau wedding, katalog produk, company profile, eNewsletter, purchase order atau DIY, dan masih banyak lagi,” lanjutnya.

Hasilnya? Menurut Aditya, hingga saat ini, antusiasme pasar semakin baik dalam membuat Imooji mereka sendiri atau dibuatkan. Apalagi, setelah mereka bisa memaksimalkan Call To Action (CTA) di dalam Imooji. “Saat ini, undangan wedding juga sudah banyak memakai Imooji, karena dinilai menarik, interaktif, dan bisa customized. Ada 500 brand telah memakai Imooji dalam jangka waktu singkat,” tuturnya.

Diakuinya, kendala pengembangan bisnis startup Imooji adalah infrastruktur WiFi atau link internet yang sedang dioptimalkan pemerintah—yang tahun ini ditargetkan 100% semua daerah online. “Tantangan lainnya adalah beragamnya pilihan media sosial dan aplikasi di Indonesia, kendati pada akhirnya semua dapat dikolaborasikan di dalam Imooji,” ucapnya.

Sebagai pemain utama di bidang brosur digital interaktif, diyakini Aditya, prospek bisnis Imooji masih sangat luas. Mengingat, sejumlah media sosial juga sedang berkembang, Imooji memiliki komunitas yang terus berkembang, dan partner strategis yang saling mendukung dalam ekosistemnya. “Itu sebabnya, growth juga terus berkembang dari ketiga services Imooji,” tandasnya.

Bagi para investor, menurutnya, Imooji membuat mereka berkesempatan memperoleh bisnis yang menarik dan unik, karena potensi pasarnya yang masih sangat luas untuk dikembangkan ke depannya. “Sebab, Imooji adalah platform digital interaktif yang dapat dipakai di semua lini bisnis dengan berbagai kebutuhannya,” imbuh Aditya, yang menyebutkan bahwa investor masih memiliki visi dan misi yang belum sejalan dalam mengembangkan ekosistem Imooji secara bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)