Ini Bedanya Pelaku Bisnis SMB Millennials dengan Baby Boomers

Magisto baru saja merilis hasil survey yang dilakukan pada lebih dari 500 pelaku bisnis Small and Medium Business (SMB) di Amerika, periode September 2016, terkait strategi digital marketing dan mobile. Pada survei tersebut, Magisto mengelompokkan dua segmen SMB, yakni pelaku bisnis SMB yang berasal dari generasi millennial (usai muda) dan pelaku bisnis SMB yang berasal dari generasi baby boomers (usia dewasa atau mapan).

sme-ok

Merujuk hasil survei tersebut, ternyata kelompok SMB millennials membelanjakan lebih dari separuh belanja marketing mereka, yakni sekitar 58%, untuk digital marketing. Sedangkan kelompok SMB baby boomers, hanya membelanjakan 14% untuk digital marketing. Hal serupa terjadi juga pada anggaran mobile marketing. SMB dari generasi millennials membelanjakan 41% belanja marketing mereka untuk media mobile. Adapun SMB dari generasi baby boomers, hanya membelanjakan 10% untuk media mobile.

Dalam membangun brand awareness, SMB millennials sangat bergantung pada social media. Itu sebabnya, 68% SMB millenials bergantung pada social media Ads. Sebaliknya, hanya 27% SMB Baby Boomers yang bergantung pada social media Ads terkait membangun brand awreness. Begitu juga dengan upaya menciptakan revenue. Tak kurang dari 60% SMB Millennials bergantung pada social media Ads untuk mendorong revenue mereka, sedangkan hanya 27% SMB Baby Boomers yang bergantung pada social media Ads guna mendorong revenue.

Temuan lainnya, SMB millennials tidak hanya digital native, tetapi juga video native. Hal itu terbukti dari 88% SMB millennials saat ini menggunakan atau ingin menggunakan video untuk iklan digital mereka. Sedangkan 40% SMB baby boomers, saat ini menggunakan atau ingin menggunakan video untuk iklan digital mereka.

Terkait video native, 61% SMB millennials menggunakan video sebagai bagian dari bauran pemasaran (marketing mix) mereka. Bahkan, 45% SMB millennials mendedikasikan lebih dari seperempat belanja digital mereka untuk video. Bicara soal konten video kreatif, maka SMB millennials empat kali lebih lebih banyak dalam menciptakan kreatif video Ads.

Agar video marketing atau video iklan efektif terhadap Return of Investment (ROI), biasanya pemasar melakukan uji coba terlebih dahulu. Ada 47% SMB millennials melakukan uji coba untuk kreatif digital Ads mereka, sedangkan SMB baby boomers hanya 8% yang melakukan hal itu.

Ada tiga faktor mengapa para SMB—baik SMB millennials maupun baby boomers—memilih tidak melakukan uji coba terlebih dahulu. Ketiga faktor itu adalah Cost (51%), difficulty (35%), dan time (34%).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)