Dukung Pemulihan Ekonomi, BKIPM KHP Gelar Program “Bulan Mutu Karantina 2021”

Program “Bulan Mutu Karantina” (BMK) 2021 resmi digelar mulai 14 April hingga 14 Juni 2021 mendatang. Program ini digelar di Kantor BKIPM KHP Pusat dan 47 UPT KIPM di seluruh Indonesia. Pada tahun ke-6 penyelenggaraannya, BMK 2021 mengusung tema "Ikan Sehat Bermutu untuk Mendukung Pemenuhan Protein Masyarakat".

“Program BMK 2021 ini bertujuan untuk mengedukasi publik tentang pentingnya mengonsumsi ikan bergizi sekaligus mengajak pelaku usaha perikanan untuk menjaga mutu produknya. Adapun rangkaian BMK meliputi BKIPM peduli sosial, BKIPM peduli lingkungan, dan BKIPM peduli pelayanan publik," ujar Rina, Kepala BKIPM KHP (Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan).

Dia merinci, BKIPM Peduli Sosial di antaranya berisi penyediaan produk perikanan yang sehat dan bermutu oleh UPT KIPM melalui penyerahan bantuan kepada masyarakat kelautan dan perikanan seperti nelayan, pembudidaya, penampung, supplier, pengolah, dan pemasar ikan dan hasil perikanan, buruh atau karyawan unit pengolah ikan, serta masyarakat lainnya.

Sedangkan BKIPM Peduli Lingkungan meliputi pelepasliaran ikan endemik dan ikan yang dilindungi, pembersihan pantai dan daerah sentra-sentra perikanan (tangkap, budidaya, dan pasar) dari sampah plastik dan non-organik, serta penanaman pohon mangrove di pantai dan transplantasi coral.

Terakhir, BKIPM Peduli Pelayanan Publik akan berisi kegiatan pelayanan publik di UPT KIPM melalui cara-cara yang unik dan menarik, sehingga dapat menciptakan kenyamanan, kegembiraan, dan kepuasan bagi para pengguna jasa.

Peresmian program ini ditandai dengan pelepasan ekspor produk perikanan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia pada pertengahan April (14/4), oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Total produk yang diekspor jumlahnya mencapai 11.637 ton atau senilai Rp 1,012 triliun.

Dikatakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, “Pelepasan ini diikuti pelepasan lainnya oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM KHP) di 22 bandara dan 23 pelabuhan laut yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.”

Ekspor produk perikanan dilepas ke 40 negara tujuan yang tersebar di Benua Asia, Eropa dan Amerika. Komoditasnya terdiri dari 157 jenis perikanan dengan rincian perikanan hidup, segar, beku, dan produk olahan ikan.

"Saya meyakini bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kita memotivasi semangat memajukan sektor kelautan dan perikanan lebih maju lagi,  terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung," ungkap Menteri Trenggono di Pelabuhan Tanjung Priok.

Lebih jauh ia menegaskan, agar timnya dapat membantu memfasilitasi para pelaku usaha perikanan agar dapat eksis di pasar dunia. Mulai dari dukungan pendampingan, sertifikasi, profiling potensi pasar, hingga memperkuat peran sebagai quality assurance dari produk yang dihasilkan pelaku usaha.

Untuk para pelaku usaha, himbau Menteri Trenggono, diharapkan dapat menerapkan prinsip sanitasi dan higiene yang baik dalam proses produksi. Termasuk, memastikan bahan baku perikanan yang dipakai bukanlah hasil kegiatan illegal maupun destructive fishing. “Dengan demikian produk yang dihasilkan memiliki jaminan mutu sehingga mampu bersaing di pasar global,” tandasnya.

Menurut Trenggono, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional, sekaligus menciptakan iklim usaha dan investasi yang lebih baik. “Saya mengapresiasi pelaksanaan Bulan Mutu Karantina Ikan 2021 oleh BKIPM KHP. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dan juga pelaku usaha di bidang kelautan dan perikanan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)