Strategi Wings Food Jajaki Pasar RTD Coffee

Pasar Ready to Drink (RTD) pada kategori Coffee tercatat mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan dalam lima tahun terakhir. Sepanjang 2012 hingga 2017, pertumbuhannya mencapai 40,5%. Dalam lima tahun ke depan, diprediksi pertumbuhan kategori RTD Coffee akan tetap tinggi, yakni mencapai 8,5%. Demikian data yang dimiliki internal Wings Food.

Masih potensialnya pasar RTD Coffee ditandai juga dengan masih tingginya belanja iklan Coffee dan tea (kopi dan teh). Menurut catatan Nielsen, belanja iklan kopi dan teh pada kuartal ketiga (Q3) 2018 masih tumbuh 4%, dengan total belanja iklan mencapai Rp 1,4 triliun.

Fakta itulah yang membuat Wings Food sebagai produsen besar FMCG (Fast Moving Consumer Goods) memutuskan untuk memasuki pasar RTD Coffee melalui merek Golda Coffee. Itu artinya, Golda Coffee harus bertarung dengan merek incumbent dari Mayora Group, Kopiko 78C.

Resmi diluncurkan pada hari ini (29/11) di Jakarta, Golda Coffee menyasar pasar millennial berusia 18-28 tahun yang aktif, modern, dan dinamis. Keputusan Golda Coffee menyasar segmen millennials, karena munculnya tren minum kopi di Indonesia pada kalangan anak muda. Dan, kopi dipercaya sebagai penghilang rasa kantuk, mood booster, membantu mencari inspirasi, juga me-refresh otak.

Dijelaskan Product Manager Golda Coffee Firman Dwi Rachmawan, salah satu added value yang ditawarkan Golda Coffee adalah penggunaan biji kopi Brazil ber-standard Gold (standard tertinggi) yang dipadukan dengan krim susu Belgia bertekstur creamy dan gula asli tanpa menggunakan pengawet. “Pada kesempatan ini, kami juga ingin memperkenalkan varian perdana, Dolce Latte, yang merupakan perpaduan biji kopi Brazil berstandard tertinggi dengan kelembutan krim susu,” ucapnya.

Added value lainnya, Golda Coffee dirilis dengan harga yang reasonable, yakni Rp 3.000 per botolnya. Itu artinya, lebih murah dibandingkan merek incumbent Kopiko 78C, yang dibandrol dengan harga 4.500 per botolnya.

Sementara itu, demi memperkenalkan sekaligus membangun brand awareness, terutama di segmen millennials, Golda Coffee menggelar kampanye “Get More Out of Life”--yang notabene selaras dengan brand story-nya. Melalui kampanye “get more out of life”, Golda Coffee mengajak para konsumen untuk menjadi lebih percaya diri, siap menjadi yang lebih baik, dan bisa melakukan berbagai hal.

Pada kesempatan peluncuran Golda Coffee, Wings juga memperkenalkan tiga public figure yang dinilai mampu mewakili brand personality dari Golda Coffee, yakni millennials yang gemar bereksperimen terhadap hal-hal baru yang membuat mereka “lebih hidup”.

Ketiganya adalah Alika Islamadina, Valerie Krasnadewi, dan Veronika Krasnasari. “Alika penyanyi dari generasi milenial, sedangkan Valerie dan Veronika adalah saudara kembar dari dunia modeling Asia,” katanya.

Diakui Firman, sebelum grand launching yang digelar pada hari ini, beberapa bulan sebelumnya, Wings Food sudah lebih dulu menggelar soft launching dengan menayangkan iklan Golda Coffee di televisi. Selain itu, Wings Food juga lebih dulu mendistribusikan produk Golda Coffee ke berbagai ritel di seluruh Indonesia.

Selanjutnya, memasuki fase grand launching, kata Firman, Wings Food akan melakukan amplifikasi melalui pendekatan Public Relations lewat media serta digital dan media sosial.

Lantas, bagaimana target Golda Coffee di tahun 2019? Dijawab Firman, “Tahun depan, ada tiga target yang kami patok untuk Golda Coffee. Pertama, memperkenalkan Golda Coffee ke masyarakat yang lebih luas. Kedua, memperkuat brand awareness dari Golda Coffee. Ketiga, menciptakan pelanggan loyal.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)