Karakter Pengguna Facebook saat Festive Season

Jelang festive season, Facebook merilis data internal mereka terkait musim liburan atau festive season. Yang menarik dan patut dicermati dari laporan pada Januari hingga Desember 2015 itu adalah orang-orang tidak hanya mengabadikan momen yang tidak terlupakan selama liburan di Facebook dan Instagram, tetapi mereka juga mencari pengalaman berbelanja yang menyenangkan. facebook-ok Tentu saja, perilaku konsumen seperti itu merupakan peluang yang menjanjikan bagi para pelaku bisnis. Artinya, mereka mempunyai kesempatan yang luar biasa untuk membangun kesadaran akan brand mereka dan mendorong penjualan di antara para pembelanja. Berikut ini adalah sejumlah temuan menarik terkait musim liburan atau festive di Asia Tenggara.   #1 Musimnya Mobile Selama musim liburan, 88% postingan Facebook di Asia Tenggara berasal dari mobile. Sementara itu, orang-orang membagikan momen favorit mereka lebih sering dari sebelumnya, terutama melalui video. Selama periode tersebut, orang-orang di Asia Tenggara memposting 31% konten lebih banyak di Facebook dan 2,2 kali lebih banyak konten video di mobile. Di Indonesia sendiri, posting facebook mereka berasal dari mobile, 39% lebih posting di Instagram, dan ada 3 kali lebih posting mobile video di Facebbok.   #2 Orang Mulai Berbagi dan Berbelanja Lebih Awal Orang-orang di Asia Tenggara memulai percakapan di musim liburan dan berburu hadiah lebih awal. Orang-orang Singapura dan Malaysia memiliki semangat Natal sejak awal Agustus, dan mereka mulai memposting sebanyak 32% dan 46% lebih banyak di Facebook secara berurutan. Di Filipina, orang-orang bahkan mulai memposting sejak September sebanyak 21%. Dan, perayaan liburan lebih awal tersebut tidak hanya berhenti di postingan Facebook. Orang-orang di Asia Tenggara bahkan berbelanja lebih awal, dan mereka membeli 55% barang-barang selama musim liburan di Facebook. Dengan berbelanja online di Facebook, orang-orang di Asia Tenggara memulai lebih awal. Pada bulan November, orang-orang Indonesia dan Thailand yang berbelanja di Facebook sebanyak 32% dan 47% secara berurutan. Guna menjangkau pelanggan selama festive season, Natal dan Tahun Baru ini, maka pemasar dituntut untuk selalu terhubung dengan pelanggan mereka melalui perjalanan belanja mereka. Di antaranya, dengan membangun brand awareness leat format iklan video, mendapatkan audience baru secara custom, menghasilkan lead dan download dengan lead Ads dan App Install Ads di mobile, serta mendorong penjualan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)