Sampai 2021 Industri Hiburan dan Media Masih Ditopang Advertising

Industri media dan hiburan di Indonesia sampai 2021 mendatang masih ditopang oleh advertising. Laporan "Global Entertainment and Media Outlook 2017-2021" yang dirilis PWC pada Agustus lalu (3/8) menunjukkan bahwa sampai 2021 61% pendapatan industri ini akan berasal dari advertising—hanya 19% dari konsumer dan 20% dari akses. Fakta ini berlawanan dengan kondisi di tingkat global di mana sumber pendapatan industri media dan hiburan relatif merata dari tiga sumbernya, yaitu konsumer (41%), iklan (30%), dan akses (29%).

Laporan ini juga menunjukkan bahwa rata-rata pertumbuhan pendapatan industri hiburan dan media di Indonesia dalam lima tahun terakhir (sampai 2021) tertinggi, yaitu mencapai 9,6% per tahun, dibandingkan pertumbuhannya di negara-negara Asia Tenggara 7,2% per tahun, bahkan global di tingkat global 4,2% per tahun.

Kategori produk yang termasuk dalam industri hiburan dan media dalam laporan ini adalah buku, business to business (B2B), bioskop, konsumsi data, e-sport, akses internet, iklan internet, video internet, majalah, musik, koran, iklan luar ruang, radio, TV, iklan TV, video games, dan Video Reality (VR).

Pertumbuhan industri media dan hiburan di Indonesia ini didorong oleh penetrasi mobile internet di Indonesia yang signifikan. Jika pada 2016 penetrasi mobile internet di Tanah Air hanya 30%, pada 2021 penetrasinya diprediksi mencapai 50%. Sementara itu, penetrasi fixed broadband di Indonesia pada 2016 mencapai 9% dan diperkirakan akan naik menjadi 15% pada 2021.

Pertumbuhan pendapatan industri hiburan dan media di Indonesia ini sebagian besar disumbang oleh pertumbuhan internet video sebesar 28,5%, internet advertising 21,8%, video game 16,7%, internet access 11%, TV Advertising 10,4%, traditional TV/Video 10,3%, out-of-home advertising 8,2%, B2B 6,8%, musik 5,9%, cinema 4,9%, radio 4,5%, magazine 2,6%, dan newspaper 2,1%. Sementara buku justru pertumbuhannya minus 0,3%

Temuan menarik lainnya dari laporan tersebut adalah pendapatan dari advertising mix (bauran iklan) yang pada tahun lalu secara dominan disumbang oleh tiga jenis iklan, yaitu video entertainment (TV, web video, cinema) sebesar 53,6%, publishing (magazine, newspaper, B2B) sebesar 28,4%, dan internet (paid search, display, classified) 13,1%. Termasuk dalam advertising mix adalah video games (in-game), out-of-home (physical, and digital), music (radio, live music), internet (paid search, display, classified), publishing (magazine, newspaper, B2B), dan Video entertainment

(TV, web video, cinema

). Pada 2016 pendapatan advertising mix di Indonesia mencapai US$ 8,4 miliar. Pada 2021 pendapatan advertising mix diprediksi meningkat menjadi US$ 13,7 miliar dengan rata-rata kenaikan setiap tahun (CAGR) sebesar 7,2%.

Dari pendapatan advertising mix tersebut, kategori yang paling tinggi rata-rata pertumbuhan per tahunnya (CAGR) adalah internet advertising yang mencapai 21,8%. CAGR tertinggi kedua adalah video games yang mencapai 19,1%, dan ketiga ditempati oleh video entertainment yang naik sebesar 10,4%. Selanjutnya, diikuti oleh media luar ruang (fisik dan digital) yang naik 8,2%, musik (radio dan live music) tumbuh 4,9%, dan publishing (majalah, koran, serta B2B) yang hanya tumbuh 3,3%.

Lebih fokus lagi PWC membahas pendapatan video entertainment mix di Indonesia yang mencapai US$ 5,5 miliar pada 2016, diperkirakan naik menjadi US$ 9,2 miliar pada 2021 dengan CAGR 7,2%. Yang menarik, pendapatan video entertainment mix ini didominasi oleh TV Advertising, kontribusinya mencapai 81,9% pada 2016. Sampai 2021 kontribusi TV advertising masih akan tinggi, yaitu mencapai 79,9%. Namun demikian, sumber pendapatan video entertainment mix yang sangat pesat pertumbuhannya adalah online video advertising dengan CAGR 29,8%. Selanjutnya, disusul oleh TV dan video subscriptions dengan CAGR 10,5%, iklan TV 10,4%, cinema box office 4,9%, dan iklan bioskop 3,4%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)