Dukungan UOB Indonesia untuk Komunitas Seni

Sebagai program berkelanjutan yang telah digelar sejak 2011 lalu, PT Bank UOB Indonesia kembali meluncurkan program kompetisi UOB Painting of the Year (POY) 2019. Dalam rangkaian peluncuran kompetisi tersebut, UOB Indonesia menggelar sesi diskusi yang ditujukan untuk menginspirasi perupa muda Indonesia yang sedang mengembangkan karir di bidang seni. Sesi diskusi digelar di Museum Nasional Indonesia pada pertengahan Mei ini (17/5) dan dihadiri oleh komunitas dan mahasiswa seni.

Pada sesi diskusi tersebut, para pembicara pakar juga dihadirkan. Di antaranya, Ketua Dewan Juri UOB POY 2019 Agung Hujatnikajennong, Pemenang Southeast Asian Painting of the Year 2018 Suvi Wahyudianto, Seniman Kontemporer Arahmaiani, dan Kurator Seni Alia Swastika. Mereka berbagi wawasan tentang perkembangan industri seni di Indonesia. Mereka juga memberikan pandangan tentang bagaimana kompetisi seni memberikan kesempatan bagi para perupa untuk menunjukkan bakat sekaligus memajukan karir mereka.

Economic Research Head UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja dan Deputi Pemasaran Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) Joshua Simanjutak, turut berbagi pengetahuan tentang kontribusi industri seni terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dijelaskan Kevin Lam, Presiden Direktur UOB Indonesia, melalui kegiatan ini UOB Indonesia berharap generasi perupa muda akan terinspirasi dari pengalaman yang mereka dapatkan sebagai para praktisi yang aktif berkontribusi dalam komunitas seni di Indonesia.

“Melalui dukungan para pemenang penghargaan dan pakar industri dalam berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka, kami berharap perupa muda akan terinspirasi untuk terus tumbuh dan berkembang dalam berkreasi," harapnya.

Program UOB POY juga diharapkan dapat mendorong generasi perupa berikutnya dengan memberikan ruang untuk mengekspresikan perspektif baru mereka dan memainkan peran penting dalam kemajuan industri seni di Indonesia. "Tentunya, program ini diharapkan dapat memperkaya dan memperkuat ikatan dengan masyarakat yang merupakan inti dari komitmen jangka panjang UOB untuk mendukung komunitas dimana kami beroperasi," ucapnya.

Dijelaskan Kevin, Kompetisi UOB Painting of the Year 2019 terbuka untuk kategori seniman Profesional dan Pendatang Baru. Pendaftaran resmi dibuka mulai 17 Mei hingga 31 Agustus 2019. Sedangkan pemenang UOB POY Indonesia akan diumumkan pada acara penganugerahan pemenang pada 17 Oktober 2019 mendatang. Karya seni dari 50 finalis teratas akan dipamerkan di Museum Nasional Indonesia mulai 17 Oktober hingga 31 Oktober 2019.

Pemenang Indonesia akan menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 250 juta dan mendapatkan kesempatan bersaing dengan pemenang lain dari Malaysia, Singapura, dan Thailand untuk meraih penghargaan UOB Southeast Asian Painting of the Year dengan hadiah uang tunai sebesar US$ 35.000. "Selain itu, pemenang UOB POY dari Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand akan mengikuti seleksi program residensi selama satu bulan di Fukuoka Asian Art Museum, Jepang," tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)