Begini Cara re:ON Comics Bangun Brand Experience di Segmen Remaja

Ratusan anak-anak remaja tampak antusias memadati lobby utama Margo City, Depok. Tidak seperti biasanya, banyak dari mereka berkostum ala tokoh-tokoh komik atau anime yang sangat menyita perhatian pengunjung mall. Alhasil, tak sedikit dari pengunjung mall memilih untuk berfoto bersama mereka, untuk kemudian men-share-nya di akun social media.

re:ON Comics, majalah kompilasi komik pertama di Indonesia yang menyasar segmen remaja.

re:ON Comics, majalah kompilasi komik pertama di Indonesia yang menyasar segmen remaja.

Ya, penghujung April ini (25/4), re:ON Comics—majalah kompilasi komik pertama di Indonesia yang menyasar anak-anak usia SMP dan SMA—tengah menghelat aktivasi perdananya di Margo City. Digelar selama dua hari, 25-26 April, re:ON Comics Convention 2015 menghadirkan serangkaian agenda yang menarik para pecinta komik.

Antara lain, battle komik, kontes cosplay, talkshow bersama tokoh komikus dunia seperti Liui Aquino (pencipta karakter Hiccup di film “How to Train Your Dragon 2) dan Hiro Hamada (Big Hero 6), hingga peluncuran dua buku komik yang serialnya pernah tayang di majalah re:ON Comics—yakni, “Grand Legend Ramayana” dan “Me VS Big Slacker Baby”.

Dituturkan Chris Lie, Director re:ON Comics, dunia komik memiliki komunitas yang sangat loyal. Bisnisnya pun terhitung cukup menjanjikan di industri kreatif Tanah Air. Oleh karena itu, ia bersama dua sahabatnya, Yudha Negara Nyoman dan Andik Prayogo, memutuskan untuk meluncurkan Majalah re:ON Comics pada 2013 silam. Terbit setiap enam minggu sekali, Majalah re:ON Comics menawarkan tujuh cerita komik berserie dalam setiap edisinya.

“Majalah re:ON Comics kami produksi sebanyak 17 ribu eksemplar. Harga yang kami bandrol Rp 25 ribu. Sementara untuk jalur distribusinya, kami menggandeng Indomaret dan toko buku seperti Gramedia dan Gunung Agung. Kami juga menghadirkan komik online-nya di www.reoncomics.com. Setiap bulannya ada 1,6 juta pengunjung situs online tersebut,” kata Chris, yang menyebutkan bahwa sudah ada 90 komikus yang kini tergabung di re:ON Comics.

Sebagai event akbar perdana, diakui Chris, re:ON Comics ingin menciptakan brand awareness sekaligus brand experience dengan para Reonites—sebutan untuk para penggemar re:ON Comics. Konsep yang ditawarkan pada event tersebut adalah pop culture yang disesuaikan dengan youth segmen.

Pada kesempatan itu, re:ON Comics juga mengajak sejumlah brand besar untuk diajak co-branding. Di antaranya, BCA, Nestle dengan merek Crunch dan KitKat, Wings dengan merek teh Javana, KinoCare, Kakao Talk, Wacom Datascrip, keripik Kusuka, dan Wacoal yang turut membuak booth di sana.

BCA misalnya, menawarkan para pengunjung re:ON Comics Convention untuk membuka rekening BCA dengan tabungan perdana Rp 50 ribu. “Dengan membuka rekening di acara ini, nasabah BCA baru tersebut akan mendapatkan kartu ATM BCA bergambara karakter re:ON. Bahkan, 100 pendaftar perdana akan mendapatkan voucher MAP,” ucap Chris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)