44,5% Netizen Mengaku Gaji Pertama di Bawah Rp 1 Juta

Masih ingat unggahan yang sempat viral ini?

"Jadi tadi gue diundang interview kerja perusahaan lokal dan nawarin gaji kisaran 8 juta doang. Hello meskipun gue fresh graduate gue lulusan UI, Pak. Universitas Indonesia. Jangan disamain sama fresh graduate dengan kampus lain dong ah. Level UI mah udah perusahan luar negeri. Kalau lokal mah oke aja, asal harga cocok".

Ya, unggahan itu adalah curhatan dari salah seorang warganet yang mengaku lulusan Universitas Indonesia (UI). Belakangan, unggahan itu viral dan akhirnya dihapus oleh pemilik akun tersebut.

Isentia, perusahaan media intelligence, menangkap ada total 8.871 perbincangan media sosial terkait viral unggahan tersebut. Mayoritas netizen, yakni sebesar 76,2% dari seluruh perbincangan, menanggapi dengan berlomba menyebutkan angka gaji pertama mereka. Sementara itu, terhitung 11,6%, setuju bahwa lulusan universitas bergengsi tersebut bisa mendapatkan gaji yang lebih dari Rp 8 juta. Sisanya, 12,2%, mengutarakan ketidak-sukaan akan unggahan itu, karena dianggap terlalu sombong dan angkuh.

Terkait topik gaji pertama yang mendominasi percakapan netizen, Isentia pun menganalisis data social listening. Hasilnya, dijumpai bahwa lebih dari separuh netizen (52,1%) ternyata mendapatkan gaji pertama mereka pada rentang Rp 1-3 juta. Disusul 44,5% netizen mengaku mendapatkan gaji pertama di bawah Rp 1 juta. Selanjutnya, 2,7% netizen yang mengaku mendapat Rp 3-5 juta saat gaji pertama. Hanya 0,7% dari netizen yang mendapatkan gaji pertama lebih dari Rp 5 juta.

“Dari hasil data ini kita bisa menyimpulkan bahwa ternyata gaji 8 juta untuk ukuran fresh graduate itu tergolong wow sekali,” jelas Rendy Ezra, Insights Manager dari Isentia, dalam siaran pers yang diterima oleh MIX.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)