5 Fakta yang Membuat Citayam Fashion Week Jadi Populer

Citayam Fashion Week (CFW) jadi populer dan tengah viral di berbagai media sosial, salah satunya di platform TikTok. Istilah Citayam Fashion Week identik dengan aktivitas akhir pekan zilenial atau Gen-Z SCBD (Sudirman-Citayam-Bojonggede-Depok) di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta. 

Sumber: akun TikTok @abdulsofiallail

Lantas, apa yang membuat Citayam Fashion Week menjadi populer? Ini lima fakta yang membuat Citayam Fashion Week populer dan viral:

#1 Hadir sebagai Komunitas Organik

Citayam Fashion Week hadir berkat komunitas organik, SCBD, yang diwakili oleh sosok Bonge, Kurma, hingga Jeje. Menurut Yuswohady, pakar pemasaran dan juga penulis buku-buku marketing, CWF adalah bentuk Self-Expression dari anak pinggiran kota (sub urban), yang selama ini dinilai sebagai kelas rendahan. “Mereka menjadi sebuah komunitas yang melakukan movement ‘perjuangan kelas’ untuk menemukan eksistensi diri dan mendapatkan tempat di ruang publik offline dan online," ucapnya. 

#2 Unik karena Mengusung Konsep Democratization of Fashion

Jika selama ini fashion show identik dengan glamor, prestisius, dan mewah, Citayam Fashion Week mampu mendobraknya dengan konsep “Democratization of Fashion”. Menurut Yuswohady, dengan konsep Democratization of Fashion, CTW hadir layaknya fashion show di jalanan dan parkiran kawasan Dukuh Atas. “Outfit yang mereka tampilkan pun tak harus berkiblat pada siapapun. Mereka tampil apa adanya dengan gaya yang unik dan otentik. Bahkan, saat ini, Bonge CS menjadi role model fesyen,” lanjutnya.

#3 Didukung Pemerintah

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melalui plaltform Instagram pribadinya, @sandiuno, beberapa kali memposting dukungannya terhadap Citayam Fashion Week dan zilenial SCBD. Menurutnya, CFW merupakan bentuk demokratisasi dan urbantourism (wisata perkotaan) yang menjadi gaya hidup zilenial (Gen-Z) dan milenial dengan memamerkan produk fashion. “Tugas kita bersama adalah memberikan edukasi yang baik, sehingga menghasilkan karya kreatif dan cuan,” ajak Sandiaga. 

#4 Diamplifikasi Earned Media

Selain media sosial, salah satu pemicu viralnya CFW adalah media massa. Tulisan-tulisan tentang CWF, anak SCBD, hingga sosok Bonge CS, dikupas tuntas oleh banyak media, termasuk media besar seperti Kompas, Detik, Sindo, Bisnis, CNBC, dan sebagainya. Bahkan, sosok Bonge menjadi Bintang tamu di salah satu program TV.

#5 Disorot Media Fashion Jepang

Media fashion Jepang, “Tokyo Fashion”, ikut menyoroti fenomena CFW. Media tersebut mendukung fenomena CFW melalui akun resmi twiternya, @TokyoFashion. “Cool thread about thousands of young Indonesian people dressing up and making the streets of central Jakarta come to life as a fashion catwalk, not unlike Harajuku here in Japan. Hope some Indonesian street snap sites/accounts are documenting & supporting the scene!” demikian cuitannya pada pertengahan Juli 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)