Bagaimana Gen-Z dan Millennials Mampu Mengubah Tourism Marketing?

tourism

Ledakan social media dalam lima hingga sepuluh tahun terakhir telah berdampak pada bagaimana pemasar harus menjangkau sekaligus berinteraksi pada target marketnya. Terutama, segmen millennials dan Generasi Z (Gen-Z), yang notabene sangat akrab dan "melek' digital maupun social media. Yang menarik, bagi Gen Millennials dan Gen-Z, social media tak sekadar media untuk berbagi konten dengan peers mereka. Namun, social media juga mempengaruhi mereka dalam mengambil keputusan, termasuk keputusan membeli.

 

Kyle Wong , Founder dan CEO of Pixlee, seperti dikutip dari Forbes.com, mengatakan bahwa ada empat karakter Millennials dan Gen-Z yang telah mampu mengubah tourism marketing (pemasaran pariwisata). Oleh karena itu, penting bagi pemasar di industri pariwisata memerhatikan empat karakter tersebut demi keberhasilan strategi pemasaran mereka.

 

#1 To Inspire

Generasi millennials maupun Gen-Z dibesarkan di dunia yang saling terhubung lewat social media. Sebut saja, Facebook, Instagram, dan Snapchat. Ketika kedua generasi tersebut melakukan perjalanan, termasuk perjalanan wisata, maka hampir dipasikan mereka akan berbagi foto dan bercerita tentang pengalaman mereka di social media. Sementara itu, generasi millennials dan Gen-Z rupanya masih belum cukup mencari inspirasi perjalanan wisata mereka di akun social media peers-nya. Namun, mereka juga melihat akun social media para influencer sebagai inspirasi mereka. Terbukti, 84% dari pengguna Facebook mengatakan bahwa posting teman-teman mereka mempengaruhi mereka untuk membuat atau mengubah rencana perjalanan mereka di masa depan.

 

#2 To Research

Jika generasi sebelumnya mengandalkan agen perjalanan, maka generasi millennials dan Gen-Z menggunakan internet untuk mencari insight tentang perjalanan wisata mereka. Antara lain, mencari informasi di situs-situs wisata yang notabene juga memberikan penawaran paket wisata terbaik--termasuk paket harga yang menarik. Milenium dan Gen-Z juga mengandalkan testimoni dari rekan-rekan atau peers mereka secara online untuk keputusan membeli paket wisata mereka. Data menunjukkan bahwa 92% dari wisatawan percaya ulasan dan membuat keputusan berdasarkan penelitian online mereka.

 

#3 Play Video

Pages: 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)