Baterai Galaxy S21 Series 5G, Hemat Daya dan Anti Mudah Low-Bat

Daya baterai smartphone mudah lemah (low-bat), inilah salah satu permasalahan yang kerap dijumpai. Saat sedang seru-serunya nonton konten film streaming atau bermain game, tiba-tiba harus berhenti karena baterai smartphone low-bat. Keadaan ini tentu saja membuat kesal.

Menonton streaming film melalui smartphone adalah hal lumrah yang dilakukan banyak orang. Bahkan, menonton kerap dilakukan dengan durasi yang lama (binge-watching).  Termasuk untuk bermain game. Sayangnya, salah satu kendala saat streaming atau nonton film, yakni fitur di smartphone yang kurang mendukung, seperti daya tahan baterai yang cepat low-bat.

Fitur pertama yang dibutuhkan untuk nonton film seharian, yakni kapasitas baterai yang besar. Dibutuhkan sebuah smartphone dengan baterai berkapasitas tinggi dan kemampuan pengisian daya yang cepat.

Para marathon-gamer dan binge-watchers kini tidak perlu khawatir lagi karena Samsung menghadirkan smartphone Galaxy S21 Series 5G yang unggul dalam daya baterai.

Performa Galaxy S21 Series 5G sebagai lini smartphone premium paling anyar memiliki prosesor tercepat dan tercanggih dari Exynos 2100 yang memiliki peningkatan CPU 20%, pengolahan grafis GPU 25% lebih cepat dan kinerja AI 2x lebih baik, serta masih banyak spesifikasi dan fitur terbaik lainnya.

Semua fitur tersebut memang menghadirkan performa yang sangat mumpuni untuk menemani aktivitas sehari-hari. Pastinya, itu semua membutuhkan daya yang tidak sedikit.

Tapi pengguna tidak perlu was-was karena rangkaian Samsung Galaxy S21 Series 5G sudah dibekali dengan baterai besar yang memiliki daya tahan luar biasa. Varian Galaxy S21 Ultra misalnya, memiliki baterai paling besar, yakni, 5.000 mAh. Sementara Galaxy S21 5G dan Galaxy S21+ 5G masing-masing menggunakan baterai 4.000 mAh dan 4.800 mAh.

Meski dibekali baterai 5.000 mAh, sementara di pasar banyak ditemukan smartphone yang mengusung baterai 6.000 mAh bahkan sampai  7.000 mAh, namun Galaxy S21 Ultra 5G menggunakan System on Chip (SoC) terbaru Exynos 2100 dan arsitektur 5nm milik Samsung yang terkenal irit atau hemat daya. Diferensiasi inilah yang membuat Galaxy S21 Ultra 5G tetap unggul sebagai smartphone yang irit daya baterainya.

Dengan performa yang bahkan meningkat 10% lebih baik, Galaxy S21 Ultra 5G justru 30%  lebih hemat energi dibanding prosesor pendahulunya dengan arsitektur 7 nm.

Artinya, pengguna masih mendapat performa kencang, refresh rate 120 Hz (dengan teknologi adaptive refresh rate), serta layar 6.8-inch Dynamic AMOLED 2X Infinity-O Display (3,200 x 1,440 pixels, 515 PPI), dengan baterai yang justru lebih hemat.

Menonton dalam waktu lama akan membuat mata lelah. Karena itulah, Samsung membekali layar pada varian Galaxy S21 Ultra 5G dengan layar paling pintar dengan adaptive 120 Hz refresh rate dalam resolusi Quad HD+ yang didukung screen brightness yang paling terang dari perangkat smartphone Galaxy manapun, dengan tingkat kecerahan 1500 nits. Dilengkapi Eye Comfort Shield yang berfungsi mengatur blue light filter sesuai dengan waktu, kondisi cahaya, serta konten yang dinikmati agar mata merasa nyaman saat menonton dalam waktu lama.

Tersedianya fitur Director’s View membuat konsumsi daya baterai menjadi lebih besar karena aktivitas pemrosesan video yang dilakukan oleh tiap-tiap lensa secara simultan membutuhkan kegiatan komputasi yang besar.

Untuk meminimalisir kosumsi daya, Samsung menghadirkan Live Thumbnail. Menu ini akan tersembunyi ketika tidak digunakan sehingga konsumsi daya bisa ditekan.

Berdasarkan pengujian dengan cara melakukan foto-foto serta perekaman dengan Director’s View, diperoleh hasil bahwa selama 3 jam baterainya berkurang sebesar 30% dari daya baterai full 100%. Itu artinya, pengguna bisa menggunakan kamera Samsung Galaxy S21 5G ini selama 9 jam lebih secara non stop untuk menghasilkan banyak foto dan video tanpa harus khawatir kehabisan daya.

Dengan menggunakan chipset Exynos 2100, lini Galaxy S21 Series 5G ini memiliki daya tahan yang bisa diandalkan tanpa harus mengurangi performanya.

Lebih jauh, untuk menguji daya tahan baterai Samsung Galaxy S21 Ultra 5G dengan perangkat lain, Phonearena melakukan pengetesan dengan cara web browsing menggunakan wi-fi, menonton YouTube, serta memainkan game 3D dalam kecerahan layar 200 nit.

Hasilnya, Galaxy S21 Ultra 5G memimpin di semua pengujian. Dalam pengujian web browsing (refresh rate 60 Hz), Galaxy S21 Ultra 5G memimpin dengan 16 jam 7 menit, sementara iPhone 12 Pro Max hanya mampu bertahan 14 jam 6 menit. Untuk menonton streaming YouTube, Samsung Galaxy S21 Ultra 5G memimpin dengan 8 jam 52 menit, sementara iPhone 12 Pro Max 8 jam 37 menit. Adapun untuk memainkan game 3D 60 Hz non stop, Samsung Galaxy S21 Ultra 5G bertahan di 8 jam 40 menit, sedangkan iPhone 12 Pro Max hanya bertahan di 8 jam 1 menit.

Untuk mengisi kembali baterainya, smartphone ini juga sudah mendukung teknologi fast charging 25W, di mana mengisi ulang baterainya hingga 100% hanya butuh waktu 1 jam 15 menit.

Dari serangkaian pengujian,  dapat disimpulkan bahwa  baterai di generasi Samsung Galaxy S21 Series 5G memiliki daya tahan yang baik tanpa mengurangi performa untuk menemani aktivitas sehari-hari, cocok untuk para marathon-gamer dan binge-watchers.()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)