BBPT Ajak UBL Bersinergi Hadapi Era 4.0

Universitas Budi Luhur (UBL) menggelar kuliah umum bertajuk “Hadapi Era 4.0 dengan Semangat Visioner BJ Habibie” pada akhir September ini (21/9) di Ruang Teater Kampus Pusat UBL, Jakarta. Hadir pada kuliah umum tersebut, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Dr. Ir. Hammam Riza, M. Sc. IPU.

Dalam kuliah umum mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Budi Luhur, Dr. Hammam menyampaikan visi Indonesia 100 tahun merdeka, yaitu Indonesia adil dan makmur yang sudah disampaikan Pak Habibie ketika datang dari Jerman, dan diminta menjadi Menteri Ristek Pertama Indonesia.

Dipaparkan Dr. Hammam, dalam pengembangan teknologi, Prof. Habibie melakukan lompatan teknologi dengan berfokus pada penguasaan teknologi dan industri pesawat terbang (IPTN). Setelah itu Prof. Habibie berkeyakinan menguasai industri di bawahnya menjadi lebih mudah dan cepat.

Untuk transformasi industri bagi negara berkembang, Habibie menyarankan 'Reverse Engineering' dari produk yang sudah proven dan diserap oleh pasar, dengan tujuan secara bertahap mengejar ketertinggalan teknologi hingga mampu memproduksi secara mandiri. Sedangkan dalam transformasi industri, filosofi Habibie adalah 'Berawal di akhir. Berakhir di Awal'. Artinya, riset mulai dari apa yang dibutuhkan masyarakat, karena hasil iptek harus dikomersialisasi sehingga bermanfaat untuk masyarakat,” urainya.

Saat ini, pada 74 tahun Indonesia merdeka, Presiden Joko Widodo berfokus pada SDM (Sumber Daya Manusia) Unggul. SDM Unggul yang menguasai Iptek lah yang mampu menciptakan inovasi. Dalam menghadapi revolusi industri 4.0, diyakini Dr. Hammam, “SDM Unggul, penguasaan Iptek, dan Inovasi-lah yang mampu menghela pertumbuhan ekonomi cepat,” lanjutnya.

Pada kesempatan kuliah umum ini, BPPT mengajak Universitas Budi Luhur ambil bagian aktif dalam tujuh peran BPPT untuk inovasi guna mencapai visi pemerintah menuju negara pendapatan tinggi pada tahun 2035 dan PDB Keempat di dunia. Tujuh peran tersebut meliputi tiga Peran Pengkajian, yaitu Perekayasaan, Kliring Teknologi, Audit Teknologi; sedangkan empat Peran Penerapan, yaitu Alih Teknologi, Difusi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Intermediasi Teknologi, dan Komersialisasi Teknologi.

Sementara itu, dikatakan Plt Rektor Universitas Budi Luhur Dr. Wendi Usino, M.Sc., “Sebagai perguruan tinggi berbasis IT, UBL menanggapi sangat positif ajakan untuk bergabung dengan BPPT dalam pengembangan iptek dan penciptaan inovasi. Insya Allah 2-3 minggu ke depan MoU antara UBL dan BPPT dapat ditandatangani.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)