“Charm Girl’s Talk”, Platform Edukasi Seputar Menstruasi dari Uni-Charm

Sejumlah penelitian mengungkapkan, usia menarche (menstruasi pertama kali) semakin dini dari zaman ke zaman. Terbukti, kini menarche dialami oleh anak perempuan yang usianya cenderung lebih muda. Jika sebelumnya menarche dialami oleh remaja perempuan berumur 11-14 tahun, belakangan anak perempuan sudah mengalami menstruasi pertama kali di usia 9-11 tahun.

Salah satu faktor dari semakin dininya usia menarche adalah gaya hidup dan pola makan. Dijelaskan Ahli Gizi Beta Sindiana, S.Gz, perkembangan tren gaya hidup dan pilihan makanan seperti restoran cepat saji dan junk food juga menjadi faktor yang berhubungan dengan usia menarche yang lebih cepat.

“Terdapat korelasi antara frekuensi konsumsi junk food dengan usia menarche. Ternyata menarche dini memiliki dampak negatif pada anak. Menarche dini diteliti memiliki hubungan dengan meningkatnya risiko obesitas abdominal, kanker payudara, resistensi insulin, penyakit kardiovaskular, dan hipertensi,” katanya. Sementara itu, Psikolog Anak Devi Sani, M. Psi menerangkan, “Masa pubertas, termasuk menarche di dalamnya, memiliki banyak dampak psikis terutama pada anak yang baru pertama kali mengalami. Seperti perubahan fisik yang membingungkan, perubahan hormon, yang menimbulkan banyak pertanyaan bagi anak.”

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia tahun 2019, 65% orang tua Indonesia tidak membicarakan tentang menstruasi ke anak, dan 45% orang tua Indonesia juga menganggap pembicaraan tentang menstruasi penting untuk dilakukan ke anak.

“Secara psikis, anak yang mengalami menstruasi pertama kali menjadi bingung harus bertanya ke siapa karena malu, dan cenderung tidak ingin membicarakannya pada siapapun. Padahal, banyak hal-hal penting yang perlu diketahui oleh anak yang berkaitan dengan menstruasi,” ungkap Devi.

Oleh karena itu, PT Uni-Charm Indonesia Tbk melalui salah satu brand-nya, Charm, meluncurkan Website “Charm Girl’s Talk” Edukasi Menstruasi Untuk Anak. Mulai hari ini, 12 November 2020, website Charm Girl’s talk www.charmgirlstalk.com sudah dapat diakses, baik oleh orang tua ataupun anak.

“Sebagai brand no.1 pilihan perempuan Indonesia untuk kategori pembalut, Charm memiliki tanggung jawab tidak hanya untuk inovasi dan pengembangan produk, tetapi juga tanggung jawab sosial untuk menjadi pionir dalam mengedukasi masalah menstruasi di Indonesia. Menstruasi merupakan komponen esensial dari kesehatan reproduksi, sehingga pendidikan tentang menstruasi sangat penting. Apalagi saat ini, menarche sudah dialami sejak usia dini,” terang Yuji Ishii, President Director PT Uni-Charm Indonesia Tbk.

Lebih jauh ia menerangkan, Charm melihat internet merupakan platform yang sangat potensial untuk memberikan edukasi kepada anak dan remaja mengenai menstruasi terutama di masa pandemi. “Selama ini, Charm juga selalu menggelar edukasi menstruasi secara langsung dengan pergi ke sekolah-sekolah,” lanjut Yuji.

Tak hanya konten edukasi, Charm Girls’ Talk juga memiliki fitur games, dan UI/UX yang mudah digunakan, sehingga anak tidak merasa bosan dalam mempelajari menstruasi. “Selain itu, pada interface website, terdapat pilihan orang tua atau anak. Jadi, website ini bisa menjadi konten edukasi untuk orang tua yang ingin belajar, sehingga dapat mengajarkan menstruasi untuk anaknya. Tidak sebatas hanya untuk anak,” tutur Yuji.

Menurut Devi, platform edukasi seperti Charm Girl’s Talk dapat menjadi opsi untuk orang tua mengedukasi anak tentang menstruasi. “Jika orang tua tidak bisa berbicara langsung kepada anak, orang tua bisa mengarahkan anak untuk mempelajari menstruasi sendiri dengan mengakses website seperti Charm Girl’s Talk,” sarannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)