Coca-Cola Amatil Ikut Pendanaan Seri A untuk Wahyoo

Dipimpin oleh Intudo Ventures, Coca-Cola Amatil (Amatil X) berpartisipasi memberikan pendanaan Seri A kepada Wahyoo, penyedia solusi bagi warung makan konvensional yang berbasis di Indonesia. Selain Coca-Cola Amatil, investor lain yang turut berpartisipasi memberikan pendanaan yang dipimpin Intudo Ventures adalah Kinesys Group, Arkblu Capital, Indogen Capital, Selera Kapital, Gratyo Universal Indonesia, dan Isenta Hioe. Total pendanaan Seri A yang diterima Wahyoo sebesar $ 5 juta.

“Coca-Cola Amatil telah beroperasi di Indonesia sejak 1992. Kami telah melakukan perjalanan transformasi digital sejak 2015 dan berinvestasi besar-besaran dalam sistem dan teknologi canggih untuk mendukung operasi nasional kami. Kami ingin menjadi salah satu pemain top yang menggerakkan ekosistem digital di Indonesia. Oleh karena itu, kemitraan kami dengan Wahyoo akan membantu UKM (Usaha Kecil Menengah) mengatasi hambatan digital dan memacu pertumbuhan di industri e-commerce Indonesia. Kami bangga dapat bermitra dengan Wahyoo untuk membantu mendigitalkan warung,” ungkap Kadir Gunduz, Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia.

Rencannya, Wahyoo akan menggunakan hasil pendanaan Seri A ini untuk mempercepat ekspansi pasar dan menambah karyawan baru. “Dengan pendanaan baru ini, kami berencana untuk memperluas operasi kami ke kota-kota lain di luar Wilayah Jadetabek dan menambah karyawan baru, terutama untuk unit teknologi dan produk kami,” ungkap Peter Shearer, Pendiri dan CEO di Wahyoo.

Lebih jauh ia menjelaskan, Wahyoo akan terus menambahkan fitur dan layanan baru untuk lebih memenuhi kebutuhan pemilik warung makan, terutama meningkatkan sistem rantai pasokan dan produk keuangan, yang dirancang untuk membantu restoran meningkatkan margin dan mendapatkan akses ke layanan keuangan.

Didirikan pada Agustus 2017, Wahyoo membangun ekosistem digital Indonesia yang berfokus pada digitalisasi dan meningkatkan operasi bisnis warung makan dengan skala kecil dan menengah yang melayani populasi kelas pekerja di Indonesia.

Wahyoo membantu para pemilik warung makan konvensional untuk meningkatkan dan mendigitalkan operasional mereka, menawarkan layanan digital untuk menarik pelanggan, meningkatkan upaya pemasaran, menerapkan program loyalitas, memesan dan menerima bahan baku makanan, mengelola arus keuangan, serta memberikan pelatihan dan pendidikan melalui Akademi Wahyoo. Mitra warung makan ini juga dapat memperoleh penghasilan tambahan melalui iklan dan kemitraan merek dengan Wahyoo.

Saat ini, Wahyoo telah menjangkau Wilayah Jadetabek dengan lebih dari 13.500 warung makan yang terdaftar sebagai mitra warung makan Wahyoo. Wahyoo dipimpin oleh tim wirausaha berpengalaman, yang telah sukses membangun sejumlah perusahaan di Indonesia setelah menjalankan tugas profesional di Silicon Valley. Tim pendiri termasuk Peter Shearer sebagai Chief Executive Officer (CEO); Daniel Cahyadi sebagai Chief Operating Officer (COO); dan Michael Dihardja sebagai Chief Technology Officer (CTO).

“UKM merupakan salah satu mesin utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan sedang ditransformasi melalui bisnis inovatif baru seperti Wahyoo, yang membawa kemakmuran ekonomi yang lebih besar bagi pemilik usaha kecil di seluruh negeri. Dengan upaya digitalisasi, Wahyoo yang mempunyai segmen untuk para pemilik warung makan, percaya dapat menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang positif bagi kelas pekerja Indonesia,” tegas Patrick Yip, Mitra Pendiri di Intudo Ventures.

Sebelum putaran ini, Wahyoo telah mengumpulkan pembiayaan yang tidak diungkapkan dari Agaeti Ventures, Chapter 1 Ventures, Kinesys Group, SMDV, East Ventures, dan Rentracks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)