Indopoly Tingkatkan Laba Bersih 130,7% di 2018

Wakil Presiden Direktur Indopoly Swakarsa Industry Jeffrey Halim pada acara RUPS dan Paparan Publik PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (BEI: “IPOL”). Pada akhir tahun 2018, Indipoly membukukan pertumbuhan laba bersih 130,7% menjadi US$ 4,85 juta dibandingkan akhir tahun 2017 sebesar US$ 2,10 juta. Presiden Direktur Henry Halim sedang berbincang dengan salah satu staff pada acara RUPS dan Paparan Publik. "Pertumbuhan laba kami tidak lepas dari pertumbuhan pendapatan, dimana pada akhir tahun 2018 tercatat US$ 211,57 juta dibandingkan pencapaian pada akhir tahun 2017 yakni sebesar US$ 198,93 juta," ucapnya pada pertengahan Mei ini (15/5), di Jakarta. Direktur independen Kho Tiat Hong, Wakil Direktur Utama Jeffry Halim, Presiden Direktur Henry Halim, dan Direktur Leo Firdaus, berbincang di acara RUPS dan Paparan Publik. Atas persetujuan RUPS, perseroan membagikan dividen tunai sebesar 27,57% dari laba bersih atau setara Rp 3 per lembar saham. Dengan demikian, total laba bersih yang dialokasikan sebagai dividen mencapai US$ 1,34 juta. Adapun alokasi laba bersih lainnya diperuntukkan sebagai Dana Cadangan US$ 100.000 atau setara 2,06% dari laba bersih dan Laba Ditahan US$ 3,42 juta atau setara 70,37% dari laba bersih. Wakil Presiden Direktur Indopoly Swakarsa Industry Jeffrey Halim (kedua dari kiri) berbincang dengan para direktur di depan beberapa produk Indopoly Swakarsa Industry. Saat ini, Indopoly memiliki tiga pabrik yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia (kapasitas: 65.000 ton/ tahun), Kunming (kapasitas 10.000 ton/ tahun), dan Suzhou (25.000 ton/ tahun)  di Tiongkok. Dengan demikian Indopoly memiliki total kapasitas produksi mencapai 100.000 per tahun. 
Tags:
indopoly

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)