Ini Bukti Ekonomi China Mulai Pulih Paska Krisis Covid-19

Jika saat ini Indonesia masih tengah bersiap memulihkan ekonomi jelang New Normal, China justru mulai berangsur pulih dari krisis Pandemi Covid-19. Data JD.com misalnya, menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi telah terjadi, pasca berakhirnya masa lockdown akibat wabah Covid-19 di China.

Merujuk data JD.com, perusahaan ritel terbesar di China, pada 1 Juni (pada pukul 2:00 siang)--sebagai bagian dari penyelenggaraan “618 Grand Promotion” yang ke-17 di tahun ini, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan volume transaksi sebesar 74% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year).

Dikatakan Chenkai Ling, Vice President of JD.com dan Head of Strategy of JD Retail, "JD memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk mengembalikan kepercayaan konsumen dan mendorong keinginan mereka untuk berbelanja pada saat yang sama."

Sementara itu, diungkapkan Carol Fung, President of JD FMCG Omnichannel, pada 1 Juni, terjadi juga peningkatan penjualan pada JD Super, yakni mencapai 100% (y-o-y), 7FRESH naik lebih dari 140%, dan JD New Markets yang sanggup tumbuh lebih dari 100%.

Tak hanya pasar domestik, pada 8 Juni, volume transaksi pada platform JD khusus untuk brand impor, yaitu JD Worldwide, juga meningkat lebih dari 150% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year). Peningkatan terjadi hanya pada pelaksanaan “JD PLUS Day”, hari promosi khusus pengguna JD dengan tingkat keanggotaan premium (JD PLUS).

Pada hari itu, beberapa brand yang berasal dari 22 negara mencapai pertumbuhan volume transaksi hingga lebih dari 100% (year-on-year). Bahkan, brand-brand yang berasal dari Chili, Polandia, Israel, dan beberapa negara lain dengan pasar yang tersegmentasi juga mengalami pertumbuhan hingga lebih dari 500%.

"Hal ini menunjukkan bahwa kampanye '618 Grand Promotion' membawa peluang pertumbuhan yang besar kepada brand-brand internasional, pada tiap skala usaha," ungkap Chenkai Ling.

Yang menarik, bukan hanya produk kebutuhan sehari-hari yang mampu pulih dan bertumbuh. Produk pemium (luxury) pun mengalami peningkatan penjualan. Pada 1 Juni, di jam pertama, produk premium di JD.com mengalami kenaikan penjualan lebih dari 400% (y-o-y).

Diterangkan Kevin Jiang, President of International Business JD Fashion & Lifestyle, "Dalam sehari penuh (1 Juni), seluruh produk premium mengalami kenaikan penjualan lebih dari 100% (y-o-y). Bahkan, penjualan dari 60 merek produk premium naik di atas 500%, 139 merek naik di atad 200%, dan 201 merek naik di atas 100%."

Lebih jauh ia menjelaskan, tiga kategori produk premium yang tumbuh signifikan pada periode 1 Juni adalah apparel yang naik penjualannya sebesar 236%, sepatu yang naik 202%, dan perhiasan yang naik 196%.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)