Inisiatif DANA untuk Transformasi dan Literasi Digital UMKM

MIX.co.id - Tantangan berat dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi adalah munculnya Varian Delta. Untuk itu, pemerintah telah menaikkan anggaran untuk mendukung pemulihan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) menjadi Rp 121 triliun di tahun ini, dari tahun lalu yang jumlahnya mencapai Rp 112,84 triliun. Demikian dituturkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pada webinar DANA Connect seri kedua bertema “Bangkit dari Hantaman Pandemi: Meningkatkan Penjualan dengan Digitalisasi” yang digelar pada awal Agustus ini.

Lebih jauh Sandiaga menegaskan bahwa menjadi tugas bersama untuk membantu UMKM, termasuk 34 juta usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar mereka bisa melakukan digital onboarding. “Oleh karena itu, kami berharap platform dompet digital DANA dapat menjadi lokomotif dalam menciptakan transformasi yang sifatnya kolaboratif guna membantu UMKM bertansformasi digital. Mungkin nanti bisa saja melibatkan Bank Indonesia. Apalagi, jika melihat data Bank Indonesia di Desember 2020, tercatat transaksi uang elektronik mencapai Rp 22,1 triliun. Angka ini naik sekitar 30 persen secara year on year,” ucap Sandiaga.

Diakuinya, sebenarnya ada tiga tantangan utama yang dihadapi UMKM dalam pengembangan usahanya. Sejatinya, tiga tantangan tersebut dapat dijembatani oleh DANA sebagai perusahaan teknologi keuangan. Tantangan pertama adalah akses terhadap SDM (Sumber Daya Manusia) yang mumpuni, yang mana DANA bisa membantu melalui program peningkatan literasi digital seperti halnya melalui DANA Connect. Tantangan kedua adalah akses terhadap pasar, yang mana DANA juga bisa membantu menghubungkan para UMKM dengan pasar yang lebih luas. Tantangan ketiga adalah akses terhadap pembiayaan. DANA juga bisa berperan menjembatani para UMKM dengan ekosistem keuangan digital termasuk dengan sejumlah bank.

“Kami mengapresiasi inisiatif yang sudah dilakukan DANA selama ini, termasuk melalui ajang DANA Connect ini sebagai ajang sharing, sehingga proses digitalisasi dunia usaha menjadi strategis. Kami berharap DANA bisa terus berperan mendorong ekosistem keuangan digital dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sebagai backbone infrastruktur pembangunan nasional,” ia berharap.

Dipaparkan CEO dan Co-Founder DANA Vince Iswara, DANA Connect merupakan bagian dari inisiatif DANA sebagai jembatan bagi seluruh ekosistem ekonomi untuk menghubungkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah, lembaga keuangan, dan mitra pelaku UMKM dalam satu forum diskusi.

“DANA Connect sekaligus menegaskan komitmen inisiatif DANA untuk menghadirkan edukasi berkelanjutan bagi para mitra usaha, khususnya UMKM. DANA Connect diharapkan mampu meningkatkan literasi digital dan keuangan, memberikan inspirasi dan membangkitkan semangat untuk tetap berjuang dan bangkit dari hantaman pandemi, serta membuka kesempatan bagi komunitas ekonomi kreatif dan UMKM untuk berkolaborasi,” papar Vince.

Saat ini, lanjutnya, pengguna DANA sudah mencapai lebih dari 79 juta, termasuk 280 ribu UMKM yang menjadi mitra DANA Bisnis. “Ini menandakan makin tingginya kepercayaan terhadap DANA, yang juga tercipta berkat inovasi dan pengembangan teknologi yang kami lakukan,” ungkapnya.

Pada DANA Connect seri kedua yang digelar akhir Juli lalu, DANA mempertemukan lima pemilik usaha dari lima pulau besar di Indonesia untuk mewakili daerah masing-masing. Mereka berbagi tentang keunikan karakter dan budaya daerahnya, kesulitan di masa pandemi serta cara menghadapinya, dan harapannya ke depan.

“DANA Connect akan terus hadir secara berkelanjutan sebagai wadah untuk mempertemukan seluruh ekosistem ekonomi guna mendukung UMKM yang semakin mandiri dan sehat,” pungkasnya.

EDITOR: Dwi Wulandari (www.mix.co.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)