Instant Articles dari Facebook, Revenue Baru untuk Media Online?

instant articles Kebiasaan konsumen mengkonsumsi berita melalui mobile, bahkan melalui isu yang beredar di social media, menjadi celah bisnis tersendiri bagi para pebisnis. Tak hanya publisher atau pengelola media online yang mencoba menangkap peluang itu dengan menghadirkan media online mereka dalam platform mobile. Namun, social media seperti Facebook menangkap peluang itu sebagai pos baru untuk menambah revenue. Alasan itulah yang membuat Facebook meluncurkan Instant Articles versi beta di seluruh Asia, termasuk Indonesia. "Karena semakin banyak orang mendapatkan berita lewat perangkat mobile, maka kami ingin membuat pengalaman yang lebih cepat dan lebih kaya di Facebook melalui Instant Articles. Instant Articles membuat pengalaman membaca sepuluh kali lebih cepat dibandingkan standard ponsel artikel di web," ungkap Andy Mitchell, Director of Global Media Partnerships Facebook. Menurutnya, Instant Articles telah dirancang dengan umpan balik yang luas dari penerbit. "Kami sangat gembira untuk menawarkan kolaborasi ini untuk mitra penerbitan kami di Asia untuk membantu mereka mendistribusikan dengan cepat artikel interaktif untuk pembaca mereka di app Facebook," yakinnya. Ia menambahkan, Instant Articles memperkenalkan serangkaian fitur interaktif yang memungkinkan penerbit untuk membawa cerita mereka untuk hidup dengan cara baru. Mulai dari memperbesar dan mengeksplorasi foto resolusi tinggi dengan memiringkan ponsel, menonton auto-play video secara live, menjelajahi peta interaktif, mendengarkan keterangan audio, bahkan dapat memberikan like dan mengomentari setiap artikel. "Instant Articles ini dirancang untuk memberikan peluang monetisasi bagi penerbit. Penerbit di Asia mampu untuk menjual iklan di artikel mereka dan menjaga pendapatan mereka. Penerbit juga akan memiliki kemampuan untuk melacak lalu lintas data melalui alat analisis mereka saat ini," ia menerangkan. Sejumlah penerbit di Asia sudah resmi bergabung di Instant Articles. Sebut saja, Cina, HongKong, India, Indonesia, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Di Indonesia, penerbit yang sudah bergabung adalah Kompas.com dan Merdeka.com.
Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)