Kesetaraan Gender, Corporate Value yang Diusung Schneider Electric

Kesetaraan gender menjadi salah satu corporate value yang dimiliki Schneider Electric, pemimpin dalam transformasi digital dalam pengelolaan energi dan otomasi. Hal itu diwujudkan melalui komitmen Schneider untuk memberikan porsi yang sama antara karyawan perempuan dan laki-laki, yakni 50:50. Oleh karena itu, dalam beberapa tahun terakhir, jumlah karyawan perempuan di Schneider terus bertumbuh signifikan.

Dikatakan Olivier Blum, Chief Human Resources Officer Schneider Electric, “Di Schneider Electric, kami menghargai perbedaan dan menawarkan kesempatan yang sama bagi semua orang, di mana saja. Ambisi kami adalah menjadi salah satu perusahaan paling beragam dan sangat mendukung kesetaraan gender. Karena itu, kami berkomitmen untuk bertindak sebagai agen perubahan dan membangun dunia yang lebih baik dan lebih adil sebagai wujud nyata keragaman gender dan kesetaraan di sektor energi dan otomasi.”

Lebih lanjut ia menerangkan, Schneider Electric Indonesia memiliki 4.500 karyawan dengan 47% adalah perempuan dan lebih dari 200 di antaranya bekerja sebagai insinyur perempuan. Sementara itu, karyawan perempuan yang berada di posisi leader mencapai 20%. “Ambisi kami, di posisi leader ini, perempuan bisa mencapai 30%. Target di tahun 2019, dari 18 orang di management, 15-nya adalah perempuan,” paparnya.

Nilai-nilai kesetaraan gender itu diwujudkan juga melalui kerja sama dengan Society of Women Engineers dengan menggelar “Women Engineering Talks” pada hari ini (5/3) di Jakarta. Mengusung tema “Balance for a Better Future, Shaping Industry 4.0 through Diversity & Inclusion in Engineering Sector”, Schneider memanfaatkan momen Hari Perempuan Internasional dengan berbagi wawasan tentang pengembangan partisipasi perempuan dalam sektor energi dan otomasi di Indonesia. Tersmasuk, bagaimana strategi keragaman dan inklusi memainkan peran penting dalam mempercepat implementasi industri 4.0.

Diakui Oliver, Schneider Electric Indonesia telah berkomitmen penuh untuk terus mempromosikan dan mendorong perempuan muda untuk menggapai peluang dari revolusi industri keempat dengan mengambil peran lebih besar dalam sektor energi masa depan melalui serangkaian program pengembangan. Di antaranya, program Go Green in The City Competition, sebuah kompetisi universitas yang mewajibkan setidaknya satu orang mahasiswi untuk menjadi anggota tim. Para peserta ditantang untuk menyelesaikan salah satu dari tantangan di kehidupan sehari-hari dalam pengelolaan energi atau memberikan gagasan berani dalam pengelolaan energi yang efisien di lingkungan perkotaan.

Program lainnya, Women Engineering Talks, sesi diskusi yang menghadirkan perempuan-perempuan berpengaruh di sektor energi, komunitas teknik perempuan, dan universitas terkemuka untuk berbicara tentang masa depan dalam bekerja di sektor itu, dan bagaimana perempuan dapat mengambil kesempatan dari revolusi industri keempat untuk membangun karier mereka.

Program pengembangan talenta muda dan kolaborasi dengan komunitas perempuan yang sudah dijalankan, diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak perempuan muda Indonesia untuk mengeksplorasi peluang dalam membangun karir masa depan mereka di sektor energi dan mengambil peran yang lebih besar di era industri berbasis teknologi digital,” harapnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, menurut Oliver, Schneider Electric telah melakukan transformasi di seluruh bisnis dalam mengembangkan strategi proaktif untuk melibatkan perempuan di setiap tingkat organisasi, berdasarkan empat pilar, yakni komitmen dari para pemimpin, inisiatif pemberdayaan perempuan, kampanye perubahan manajemen dan penyelarasan sumber daya manusia dengan praktik-praktik inklusif, serta perumusan barometer kesetaraan remunerasi untuk menghilangkan perbedaan apapun antara laki-laki dan perempuan.

Pada awal tahun 2019, Schneider Electric terpilih menjadi salah satu di antara 230 perusahaan yang termasuk dalam Bloomberg Gender-Index untuk tahun kedua berturut-turut. Bahkan, Schneider Electric adalah salah satu dari 8 perusahaan di sektor industri yang mendapatkan pengakuan atas kebijakan inklusif yang dimilikinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)