Ketika Go-Jek dan Blue Bird Berkoalisi

Pasca kisruh antara transportasi online dengan konvensional, Blue Bird dan Go-Jek memutuskan untuk berkoalisi guna melakukan kerja sama strategis. Kedua perusahaan lokal itu sejak sebulan lalu melakukan kerja sama dengan meluncurkan aplikasi Go-Blue Bird. Resmi diluncurkan hari ini (30/3) di Hotel Borobudur, Jakarta, aplikasi Go-Blue Bird dinilai menguntungkan kedua belah pihak. Dikatakan CEO Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim, sejak awal, Go-Jek memiliki tiga visi. Pertama, Go-Jek sangat Pro Inovasi, yakni dengan melakukan sharing teknologi kepada para pemain lainnya. Salah satunya melalui kerja sama dengan Blue Bird lewat aplikasi Go-Blue Bird. Kedua, Go-Jek sangat Pro Konsumen, yakni dengan selalu menjawab permintaan dan kebutuhan konsumen. Antara lain, memenuhi permintaan pelanggan Go-Jek yang ingin memesan Blure Bird via Go-Jek. Ketiga, Go-Jek sangat Pro Kompetisi yang Sehat. "Melalui kerja sama ini, Go-Jek memperoleh dua keuntungan. Keuntungan pertama adalah user experience. Sejak bekerja sama dengan Blue Bird, pelanggan Go-Car mendapat kendaraan lebih mudah. Kalau enam bulan lalu, mendapatkan kendaraan via Go-Car kha agak sulit. Keuntungan kedua adalah branding. Kami mendapat branding jauh lebih besar, terkait teknologi maupun kualitas layanan," papar Nadiem. Sementara itu, diungkapkan Direktur PT Blue Bird Tbk. Andrianto Djokosoetono, salah satu strategi Blue Bird untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan adalah dengan memiliki multi-channel access. Di antaranya, melalui pangkalan-pangkalan di mal atau hotel, stop di jalan, call centre, dan aplikasi My Blue Bird. "Tahun ini, kami ingin memperluas multi-channel Access lewat kerja sama strategis dengan Go-Jek, yakni dengan meluncurkan aplikasi Go-Blue Bird. Dengan aplikasi ini, kami berharap dapat menjadi salah satu tambahan channel order yang semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan Blue Bird," papar Andrianto. Kedua perusahaan lokal itu tentu saja memiliki kekuatan yang cukup besar. Blue Bird misalnya, kini memiliki 35 ribu armada di 18 lokasi di Indonesia. Sedangkan Go-Jek telah diunduh sebanyak lebih dari 40 juta kali. "Pada tahap pertama, aplikasi Go-Blue Bird akan hadir di lima kota, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan. Ke depan, aplikasi ini akan dikembangkan ke kota-kota lainnya di Indonesia," lanjut Andrianto. Ditambahkan Nadiem, layanan aplikasi Go-Blue Bird untuk sementara hadir pada aplikasi Android. Namun, dalam waktu dekat, aplikasi ini akan hadir untuk para pengguna iOS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)