Ketika Segmen Premium Tergiur Berbelanja Luxury Brand di Platform Online TOPLIFE

Tren belanja luxury brand alias barang mewah, kini tengah bergeser. Jika dulu belanja barang mewah harus datang ke ritel atau gerai fisik dengan ambiance yang nyaman dan mewah, kini hal itu dapat dilakukan melalui platform online. Di China misalnya, platform belanja online untuk luxury brand yang dimiliki JD.Com, TOPLIFE, mampu disambut positif oleh pasar.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2017 lalu, dijelaskan Corporate Vice President International Communications JD.Com Gloria Li, kinerja TOPLIFE terus mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. "Tren ini dapat dilihat dari penetrasi belanja online luxury brand di China yang sudah mencapai 15%. Di Indonesia, belanja online untuk luxury brand, penetrasinya memang masih di bawah 3%. Namun, prospeknya sangat bagus karena terus bertumbuh," ujarnya pada hari ini (11/11) di kantor pusat JD.Com di Beijing, China.

Sebagai e-Commerce pertama di China yang menghadirkan platform belanja online untuk luxury brand, JD.Com menawarkan pengalaman berbelanja yang memang dibutuhkan oleh segmen premium. "Pengalaman berbelanja itu kami hadirkan melalui produk berkualitas yang terjamin orisinalitasnya, luxury services, dan five star warehouse," jelasnya.

Untuk pengalaman berbelanja luxury brand yang dijamin originalitasnya, JD.Com melakukan quality control yang ketat. Hal ini untuk memastikan produk yang sampai ke tangan konsumen adalah produk berkualitas dan otentik. "Ini menjadi salah competitive advantage dari JD.Com, dimana kami lakukan juga pada platform TOPLIFE," lanjutnya.

Sementara itu, terkait luxury services, diterangkan Gloria, ketika produk luxury dikirim, maka petugas kurir tampil layaknya pelayan mewah yang biasa melayani konsumen premium di gerai-gerai mewah. "Mereka tampil dengan berjas, berdasi, dan bersarung tangan putih. Mereka datang dengan mobil listrik yang juga mengesankan kemewahan," terang Gloria yang menyebutkan bahwa pelayanan  24 jam non stop juga dihadirkan untuk pelanggan TOPLIFE.

Selanjutnya, untuk memastikan produk mewah pesanan konsumen terjaga kualitasnya, maka JD.Com menghadirkan gudang berkelas bintang lima. Di gudang tersebut, barang-barang mewah pesanan konsumen dikemas dengan kemasan khusus berwarna hitam yang mengesankan kemewahan.

Tak heran, jika platform TOPLIFE tidak hanya direspon positif oleh market. Akan tetapi, merek-merek luxury yang hadir di TOPLIFE pun terus bertumbuh. Pada pertengahan April 2018 misalnya,  JD.Com telah menambah jumlah mitra luxury brand-nya. Ada empat luxury brand baru yang telah bergabung, yakni merek fesyen mewah dari Italia ANTEPRIMA; merek handcrafted knitwear dari Skotlandia, Barrie; merek lifestyle mewah dari Inggris, Mulberry; dan merek ready-to-wear couture Oscar de la Renta.

Sebelumnya, merek-merek mewah lainnya telah lebih dulu menjadi mitra TOPLIFE. Sebut saja Escada, Swarovski, PERRIN PARIS, Balenciaga, dan lain-lain. "Tahun ini, kami menargetkan ada 80 luxury brand yang dapat bergabung dengan platform TOPLIFE," patoknya.

Bagaimana dengan Indonesia? Di Indonesia, luxury brand juga sudah hadir di JD.ID. Bedanya, jika di JD.Com hadir dalam platform terpisah bernama TOPLIFE, maka di JD.ID hadir di platform JD.ID dengan kategori JD.ID LUXE. Di sana, hadir sejumlah merek premium yang jumlahnya belum sebanyak TOPLIFE, seperti Michael Kors, Coach, Balenciaga, Tory Burch, dan Givenchy. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)