Konsep Nasionalisme, USP yang Diusung Kedai Havelaar

Restoran yang menyajikan menu makanan tradisional mungkin sudah banyak. Namun, menyajikan aneka menu tradisional tersebut dalam sebuah ambiance sekaligus desain restoran yang berkonsep nasionalisme, barangkali jarang dijumpai. Konsep itulah yang dipilih Yusephine Dwi Sulistyawati untuk unique selling proposition (USP) sekaligus diferensiasi dari restonya, Kedai Havelaar, yang hadir di kawasan Kelapa Gading-Jakarta, yang dikenal sebagai pusat kuliner.

Dijelaskan Yusephine, konsep tersebut terilhami dari Novel Max Havelaar, karya Multatuli (Edward Douwes Dekker). Max Havelaar tercatat sebagai salah seorang yang berjasa membangkitkan kesadaran nasionalisme. "Nama resto ini pun kami ambil dari novel tersebut," ceritanya.

Ia menerangkan bahwa di tengah membanjirnya kuliner asing serta makanan kekinian, maka ia makin tergerak untuk memelihara kuliner Indonesia dengan mengemasnya dalam sebuah bungkus nasionalisme. Antara lain, menghadirkan menu-menu tradisional yang disukai para pahlawan sebagai salah satu menu andalan. Langkah itu sejatinya juga menjadi salah satu cara dalam mem-branding Indonesia lewat kuliner tradisional.

"Kami punya menu sayur lodeh dan rawon yang merupakan makanan kesukaan Bung Karno. Havelaar juga punya menu sate yang disukai oleh Bung Hatta. Menu lainnya, ada tongseng dan brongkos. Sejauh ini, kami memang masih fokus pada kuliner Jawa," ujarnya.

Melalui Havelaar, ia juga ingin mengedukasi segmen millennials tentang aneka kuliner Indonesia. Oleh karena itu, di Havelaar ada banyak spot yang instragamable, yang selama ini menjadi preferensi segmen millennials dalam memilih restoran. Tentu saja, spot instagramable Havelaar berbau nasionalisme. Antara lain, menghadirkan mural wajah para pahlawan, kutipan terkenal para pahlawan, hingga deretan buku-buku bersejarah.

"Selain itu, konsep nasionalisme juga dihadirkan lewat alas makan yang bercerita tentang perjuangan para pahlawan. Dan, di setiap menu yang kami sajikan, kami selalu selipkan bendara kecil yang menampilkan kutipan kalimat terkenal dari para pahlawan," lanjutnya.

Pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-37 yang jatuh pada hari ini (17/8), Havelaar juga menggelar promo kemerdekaan. Antara lain, bayar Rp 73 ribu dapat dua menu, diskon 17% untuk semua menu, dan sebagainya. Promo ini sudah kami kampanyekan lewat media sosial," katanya.

Selain itu, pada grand launching yang digelar hari ini, Havelaar juga menggelar diskusi kebangsaan dengan menghadirkan sejumlah pembicara pakar. Antara lain, Taufik Ismail, Sonny J. Suharso, FX. Mudji Sutrisno, hingga komunitas putra-putri tentara pelajar.

"Ke depan, kami akan melakukan pendekatan kepada berbagai komunitas. Misalnya, komunitas fotografi, komunitas melodi kebangsaan, komunitas sepeda, dan komunitas lainnya. Kami berharap kedai Havelaar dapat menjadi tempat mereka berkumpul dan memperkuat nasionalisme," harapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)