Konsistensi Home Credit Tingkatkan Literasi Keuangan Bagi Masyarakat

Home Credit Indonesia (kiri-kanan) Chief External Affairs PT Home Credit Indonesia - Andy Nahil Gultom; Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK - Horas V.M. Tarihoran; dan CEO PT Home Credit Indonesia - Jaroslav Gaisler.

Menurut hasil survei nasional tentang Literasi Keuangan yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2013, secara umum menunjukkan bahwa dari total populasi Indonesia, baru 21,84% yang memiliki tingkat literasi keuangan baik (well literate) termasuk memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan.

Untuk itu, perusahaan jasa pembiayaan Home Credit Indonesia secara konsisten menggelar sejumlah program literasi keuangan bagi sejumlah kalangan sejak tahun 2014. Upaya tersebut juga merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia tentang pentingnya literasi keuangan.

Dikatakan Chief External Affairs PT Home Credit Indonesia, Andy Nahil Gultom dalam Media Talkshow bertajuk “Menuju Masyarakat Indonesia Paham Keuangan” pada Rabu (22/6) di Jakarta, sejak pertama kali menjalankan program literasi keuangan di tahun 2014, Home Credit Indonesia telah mengedukasi lebih dari 515 orang. Sementara hingga pertengahan tahun 2016 ini, perusahaan telah memberikan 6 kelas literasi keuangan kepada 297 orang.

“Penerima manfaat program literasi keuangan yang kami jalankan diantaranya adalah generasi muda, mahasiswa, ibu rumah tangga, pelaku usaha kecil dan menengah, pensiunan pegawai negeri sipil dan swasta, bahkan karyawan kami sendiri yang merupakan aset perusahaan. Kami berharap program yang rutin kami lakukan dapat meningkatkan pengetahuan literasi keuangan masyarakat sehingga dapat pula meningkatkan kesejahteraan mereka karena mereka telah mengetahui hak dan kewajibannya dalam memilih produk dan layanan jasa keuangan,” papar Andy.

Beberapa materi edukasi yang diberikan diantaranya prinsip-prinsip dasar pengelolaan keuangan; mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan; membangun perlindungan keuangan keluarga; membuat anggaran belanja untuk individu dan keluarga secara sederhana dan praktis serta mempraktekkannya; bagaimana cara pengelolaan keuangan rumah tangga yang baik, pengelolaan keuangan setelah memasuki masa pensiun serta hak dan kewajiban konsumen ketika ingin mengambil produk dan layanan dari jasa keuangan.

Selain aktif menggelar kelas pelatihan, Home Credit Indonesia juga mendukung pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan lewat kampanye edukasi Literasi Keuangan #DoITCERDAS melalui social media Facebook, Twitter dan LinkedIn. Tujuannya, selain untuk memperkuat awareness Home Credit di Indonesia, kampanye digital tersebut juga sebagai upaya meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap jasa keuangan dan pembiayaan.

Sementara, Horas V.M. Tarihoran, Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK mengatakan, “Kami mengapresiasi program literasi keuangan dan inklusi keuangan yang terus menerus dilakukan oleh Home Credit Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia. Kami berharap seluruh pelaku usaha jasa keuangan terus melaksanakan program ini dengan menyediakan produk, layanan dan sumber daya yang bertanggungjawab guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)