Kuaci Rebo Makin Agresif Menetrasi Pasar

Kuaci merupakan camilan tradisional yang dikenal luas di masyarakat. Camilan yang satu ini bahkan menjadi camilan “legend” di Indonesia.

Mendongkrak status kuaci dari camilan tradisional yang berevolusi menjadi camilan modern tentunya bukan hal mudah. Namun, PT Gumindo Bogamanis mampu melakukannya dengan menghadirkan kuaci dari biji bunga matahari merek Rebo.

Menurut Marselus Albert selaku Marketing Manager PT Gumindo Bogamanis, kuaci Rebo merupakan produk hasil modernisasi dan inovasi. Produksi dilakukan secara modern dengan teknologi tinggi untuk menghasilkan produk berkualitas dengan desain dan kemasan yang modern pula.  Selain memiliki rasa yang gurih, kuaci Rebo merupakan camilan sehat yang mengandung vitamin E,  mineral, dan asam lemak esensial.

Sedangkan inovasi dielaborasikan dengan menghadirkan varian baru yang sesuai dengan selera konsumen. Kuaci Rebo memiliki empat varian rasa, yakni Original Taste, Milk Flavour, Green Tea, dan Salted Caramel.  Semua varian tersebut ditetapkan melalui riset yang panjang sebelum dilempar ke pasar.

PT Gumindo Bogamanis sendiri berdiri tahun 1995. Mulai beroperasi penuh pada 2004 dan terus berkembang sampai sekarang. Pabriknya berlokasi di Cikande, Serang. Merek Rebo sebenarnya adalah akronim, yang memiliki makna “Rasanya Enak BOanget.”

 “Kami menjadi pionir yang melakukan modernisasi dan inovasi pada brand kuaci Rebo,” ujarnya kepada media, Rabu (9/6) di Karawaci, Tangerang. “Dalam 6-7 tahun terakhir, kuaci Rebo menjadi market leader,” imbuh Marselus.

Kuaci Rebo membidik konsumen kalangan keluarga (family) dan dewasa muda (adult) usia 25-45 tahun. Pemasarannya menjangkau nasional, baik di modern market maupun tradisional market dengan pasar potensialnya adalah kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Belakangan kuaci Rebo gencar menetrasi pasar lewat kampanye dan iklan yang ditayangkan di televisi komersial untuk edukasi dan branding.

Selain itu, pihaknya juga memanfaatkan channel digital sosial media seperti YouTube. Bahkan, pihaknya meng-create program bertajuk #CeritaRebo, yakni ruang bagi semua orang untuk membagikan ceritanya dalam genre apa pun, baik cerita komedi, cinta, sampai misteri. Cerita yang terpilih akan ditayangkan setiap hari Rebo di akun sosial media kuaci Rebo Youtube, Instagram, dan Facebook.

Tidak ketinggalan, pihaknya menggelar program “Gosok-Gosok Rejeki” untuk memberikan apresiasi kepada pedagang (pengecer) sebagai ujung tombak penjualan. Dalam program ini para pedagang memiliki kesempatan mendapat rejeki tambahan melalui voucher gosok-gosok yang terdapat pada kemasan pack kuaci Rebo. Program ini berlaku di seluruh Indonesia dan berlangsung hingga 31 Juli 2021 mendatang dengan beragam hadiah, seperti pulsa, sepeda, dan televisi.

“Nantinya, program serupa (Gosok-Gosok Rejeki) akan kami hadirkan untuk konsumen. Termasuk rencana meluncurkan kuaci Rebo varian baru,” kata Marselus Albert tandas. ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)