Kunci Sukses 7Fresh di Tengah Lesunya Ritel Offline

Sehari setelah single day atau lebih dikenal dengan program 11.11, tepatnya Senin, pusat belanja Han's Plaza yang terletak di Beijing, China, tampak lengang. Padahal, waktu sudah menunjukkan istirahat jam makan siang.

Pusat belanja atau mal yang nyaris sepi pengunjung tersebut, belakangan memang tengah melanda negeri China. Lantaran, kebiasaan berbelanja konsumen di China telah bergeser ke online. Mulai dari aneka produk fast moving consumer goods (FMCG), farmasi, fresh food, fesyen, hingga barang-barang mewah dilakukan konsumen China melalui online.

Hal itu disadari betul oleh salah satu pemain ritel offline maupun online terbesar di China, JD.Com. Untuk menjawab pergeseran habit tersebut, JD.Com pun menawarkan konsep ritel offline baru, 7Fresh, pada awal tahun 2018 ini. Dijelaskan Li Qiang, Deputy Store Manager 7Fresh, supermarket 7Fresh menawarkan consumer experience yang berbeda dengan ritel offline lainnya. Tepatnya, konsep "truly premium offline food shopping experience" diusung oleh 7Fresh.

"7Fresh merupakan ritel fresh food berkualitas terbaik. Ritel ini memadukan konsep offline dan online yang berbasis teknologi. Artinya, melalui teknologi, kami dapat memperoleh big data dimana kami dapat memperoleh insight dan mengetahui kebutuhan produk fresh food dari konsumen kami," ujar Li, pada hari ini (12/11), di 7Fresh, Han's Plaza, Beijing, China.

Terkait teknologi, ia mencontohkan, pada display buah-buahan, 7Fresh melengkapi dengan LED TV yang akan menampilkan informasi seputar kandungan nutrisi buah, suhu paling baik untuk penyimpanan, hingga negara asal buah tersebut. "Untuk memperoleh informasi tersebut, konsumen cukup menempelkan barcode yang tertera di kemasan pada layar kecil di dekat rak display. Setelah itu, akan tertera informasi tentang buah tersebut di layar LED TV," paparnya.

Customer experience berbasis teknologi tersebut juga ditawarkan 7Fresh pada metode pembayaran. Mereka yang berbelanja di 7Fresh dapat membayar non tunai hanya dengan menempelkan barcode belanjaan mereka di layar LED TV dekat pintu keluar. Sementara untuk mereka yang membayar tunai, mereka dapat menuju pintu keluar yang ada kasir.

Istimewanya, konsumen juga bisa berbelanja online di sana, untuk kemudian barang yang dipesan melalui aplikasi mobile dapat dikirim segera ke alamat yang dituju. "Untuk pembelian online, sepanjang jarak alamat yang dituju maksimal 3 kilometer dari gerai, maka pesanan akan sampai dalam kurun waktu 30 menit," ucapnya.

Added value lainnya yang ditawarkan dari 7Fresh, menurut Li, adalah aneka produk fresh food yang dijamin kualitasnya. "Kami datangkan produk buah, seafood, sayur, dan yang lainnya dari berbagai negara. Antara lain, dari Thailand, Malaysia, Filipina, Costarica, Peru, Australia, New Zealand, Amerika, Norwegia, dan Jepang. Produk yang kami impor dari luar negeri ini sekitar 50%. Sisanya, dari lokal, China," tuturnya.

Khusus produk seafood, lanjutnya, pengunjung dapat memilih layananyang dapat menjadikan bahan seafood tadi menjadi masakan siap santap. "Harga yang dikenakan untuk layanan ini tergantung pada tingkat kesulitan dalam mengolah dan memasaknya," ujar Li.

Dengan customer experience berbasis digital tersebut, hasilnya, rata-rata per hari jumlah pengunjung 7Fresh di Han's Plaza mencapai 6.000 pengunjung. Adapun rata-rata transaksi melalui belanja online, per harinya mencapai 40%. "Namun, pada saat weekend, jumlah transaksi online dapat di bawah 40%, karena mereka memilih datang langsung dan merasakan experience berbelanja di gerai 7Fresh," ungkapnya.

Tak heran, di tengah gerai-gerai Han's Plaza yang sepi pengunjung pada siang itu, gerai 7Fresh seluas 4.000 meter persegi itu justru ramai pengunjung. "Saat ini, di Beijing baru ada dua gerai 7Fresh. Dua gerai lainnya ada di kota lain di China. Tahun depan, kami akan menambah tiga gerai 7Fresh di Beijing," patoknya.

Sukses 7Fresh, membuat JD.Com berambisi melakukan ekspansi besar-besaran untuk 7Fresh. Dalam lima tahun ke depan, rencananya, JD.Com akan membuka 1.000 gerai 7Fresh di China. "Saat ini, kami masih akan fokus ekspansi di China, belum ke luar China," ia menargetkan.

Sementara itu, terkait program 11.11 di tahun ini, animo masyarakat China terhadap barang-barang 7Fresh tercatat sangat tinggi. Terbukti dalam satu jam, gerai 7Fresh menerima lebih dari 10.000 pelanggan dalam satu jam pada 11 November kemarin. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)