Ninja Xpress Cetak UKM Jadi Eksportir

Perusahaan penyedia layanan pengiriman berbasis teknologi inovatif Ninja Xpress membekali Usaha Kecil Menengah (UKM) agar bisa melakukan ekspor melalui kelas Akselerasi II “Ekspor untuk Pemula.”

Hal itu sejalan dengan sikap optimisme Kementerian Koperasi dan UKM terkait kontribusi ekspor UKM yang akan meningkat menjadi 15,12 persen pada tahun 2021.

Ninja Xpress selaku mitra UKM berupaya ikut berkontribusi untuk memenuhi target ekspor yang ditetapkan pemerintah.

Ignatius Eric Saputra, Country Head Ninja Xpress, menegaskan berbagai fasilitas kemudahan dari pemerintah untuk UKM melakukan ekspor tengah digelontorkan. Di situasi saat ini, Ninja Xpress yang sejak awal berdiri memberikan perhatian penuh terhadap perkembangan UKM negeri.

“Kami merasa tergerak untuk lebih membantu UKM dalam memfasilitasi edukasi serta menjadikan kelas Aksilerasi II sebagai forum tanya jawab interaktif agar mendorong peranan dan kontribusi sektor UKM dalam pemulihan ekonomi Indonesia melalui devisa ekspor,” ujarnya dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (25/3) di Jakarta.

Sebanyak 30 UKM yang terpilih dalam kelas Aksilerasi II dibekali berbagai macam topik bahasan yang terangkum dalam fokus area pelatihan yang terdiri dari pemasaran digital, penjualan digital serta finansial.

Salah satu topik yang dibahas di kelas tersebut adalah memulai ekspor untuk pemula yang diajarkan oleh Sensei Titan Sebastian. Ia adalah seorang CEO dari bimbelbook dan juga salah satu pendiri sekolahexport.co serta dikenal sebagai seorang marketers profesional yang menguasai bidang ekspor dan impor.

Peserta UKM diberikan edukasi mengenai ketentuan menjadi eksportir, cara atau pola pemasaran untuk menjangkau pasar ekspor, penentuan harga, hingga hal-hal penting lainnya terkait bisnis ekspor.

Menurut Titan, UKM dapat dikatakan siap menembus pasar global ketika UKM sudah memiliki  produk yang siap diproduksi secara kontinyu dan telah memiliki nilai jual di pasar global.

“Saya rasa kelas Aksilerasi II ini akan sangat berguna bagi UKM yang memiliki pemikiran visioner untuk mengembangkan bisnisnya ke tingkat internasional,” ujar Titan Sebastian.

“Diakhir kelas Aksilerasi II ini pelaku UKM negeri akan dibekali dukungan oleh Ninja Xpress berupa pembiayaan kampanye pemasaran dengan total nilai sebesar Rp150 juta,” tandas Ignatius Saputra.()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)