Parit Padang Global Ditunjuk Sebagai Distributor Utama Obat Covid-19 Covifor

Obat Covid-19 remdesivir resmi didistribusikan di Indonesia. Saat ini, obat Covid-19 remdesivir dengan merek Covifor telah mendapat izin pemerintah untuk dipasarkan. Oleh karena itu, PT Amarox Pharma Global (Hetero Group) selaku produsen Covifor langsung menunjuk mitra distributornya.

PT Parit Padang Global (PPG) pun dipercaya Amarox untuk mendistribusikan Covifor. Awal Oktober ini (2/10), PPG melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Amarox. Melalui kerja sama tersebut, PPG resmi ditunjuk Amarox untuk menjadi distributor utama dalam mendistribusikan Covifor di Indonesia.

Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan oleh Vice President Distribution Operation & Supply Chain Management PT Parit Padang Global Pandy Harianto, Vice President Distribution Sales & Marketing PT Parit Padang Global Edwin Vega Darma, dan General Manager PT Amarox Pharma Global Sandeep Sur. Perjanjian kerja sama keduanya akan berlangsung hingga tiga tahun ke depan.

Dituturkan Edwin, “Kerja sama kami dengan Amarox sebenarnya sudah berlangsung cukup lama, di mana kami dipercaya untuk mendistribusikan beberapa obat kanker yang diproduksi oleh Hetero India. Saat ini, sudah ada 50 SKU obat milik Hetero yang sudah PPG distribusikan."

Dengan dipercayanya kembali PPG sebagai distributor utama untuk Covifor, maka sejumlah upaya sudah siap dilakukan PPG. “Sebagai distributor utama, kami akan berperan untuk mendistribusikan dan menjual Covifor di Indonesia. Saat ini, PPG sudah memiliki 25 cabang di Indonesia. Melalui cabang yang kami miliki, Covifor akan menjangkau seluruh Indonesia. Bahkan, kami sudah memiliki tim khusus yang bertanggung jawab untuk mendistribusikan Covifor,” jelas Edwin.

Dengan dipercayanya PPG sebagai distributor utama Covifor, diakui Edwin, “PPG bangga dapat dipilih sekaligus berkesempatan berperan dalam menanggulangi Covid-19. Apalagi, kami adalah distributor yang telah hampir 65 tahun lebih menyediakan jasa distribusi terpadu, SCM (Supply Chain Management), dan layanan logistik untuk berbagai produk farmasi, medical device, dan produk konsumen. Jika sebelumnya kami sudah ikut berperan dalam mendistribusikan obat saat virus SARS dan MERS melanda Indonesia, maka saat ini di kala pandemi global Covid-19 telah menjangkiti Indonesia, kami juga ingin berperan menyehatkan Indonesia dengan mendistribusikan Covifor.”

Ditambahkan Sandeep, dipilihnya PPG sebagai distributor utama Covifor di Indonesia karena PPG tercatat sebagai Top 3 distributor di Indonesia. “Sebagai Top 3 distributor di Indonesia, PPG memiliki kekuatan jaringan, infrastruktur, layanan, dan profesionalisme. Hal inilah yang membuat kami memutuskan untuk memilih PPG sebagai mitra distributor utama untuk Covifor,” yakinnya.

Melalui kerja sama dengan PPG, ia berharap Covifor dapat terdistribusikan dengan cepat ke seluruh Indonesia. “Kami berharap rumah sakit atau dokter dapat dengan mudah mengakses Covifor. Sebab, Covifor hadir di Indonesia untuk mendukung BPJS dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam menanggulangi Covid-19,” ujarnya.

Covifor adalah obat Covid-19 dari India berupa ampul (injeksi) yang penggunaannya untuk emergensi pada pasien Covid-19 usia dewasa dan remaja (usia 12 tahun lebih) yang memiliki berat badan 40 kg atau lebih dengan kategori berat yang dirawat inap di rumah sakit. Covifor mengandung zat Remdesivir yang dapat menghambat replikasi virus. Sebelumnya, Covifor sudah digunakan antara lain untuk pengobatan infeksi virus HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)