Paska Diakuisisi, Karir.com Pilih Strategi Revitalisasi

Setahun vakum di bursa pencari kerja, tahun lalu Karir.com memutuskan untuk aktif kembali. Aktifnya kembali pionir career portal sejak tahun 1999 itu juga dibarengi dengan strategi revitalisasi. Dipimpin Dino Martin sebagai CEO Karir.com, sejumlah upaya revitalisasi dilakukan sejak Karir.com diakuisisi oleh Emtek Group pada Desember 2014.

Tim Karir.com Tim Karir.com

Bisnis career portal memang masih sangat menjanjikan. Secara nasional, tak kurang dari 100 ribu job posting per hari hadir. Sementara Karir.com, sebagai perusahaan lokal, baru berkontribusi 5.000 posting per harinya. "Saat ini, ranking kami di Alexa 1.300. Kami berharap, setelah revitalisasi ranking kami di Alexa bisa mencapai 500 di akhir tahun 2015 ini," ungkap Dino.

Langkah awal yang dilakukan Dino dan tim adalah mengubah tampilan (desain) dan engine menjadi lebih simple, modern, dan user friendly. Selain itu, Karir.com juga menawarkan tiga added value sekaligus diferensiasi berbasis customer centric--dalam hal ini para pencari kerja maupun perusahaan. Pertama, menghadirkan profile para pencari kerja yang komprehensif plus dilengkapi dengan sertifikasi. "Untuk sertifikasi ino, kami bekerja sama dengan mitra. Misalnya, tes Inggris dengan EF, Universitas Atmajaya, serta lembaga sertifikasi lainnya," papar Dino.

Kedua, kemampuan networking dengan menggandeng berbagai kampus di Indonesia. Sebut saja, ITB, UGM, IPB, UI, dan sebagainya. Karir.com menggandeng mereka untuk menghadirkan microsite di program karir milik kampus. Bahkan, Karir.com juga siap menggandeng mereka yang ingin melakukan program magang.
Ketiga, Karir.com juga menawarkan program Knowledge Sharing. Antara lain, melalui survei secara rutin yang hasilnya akan di share kepada member perusahaan, halaman khusus dari para pakar Human Resources, hingfa memberikan sertifikasi gratis bagi para pencari kerja.

Lantas, bagaimana Karir.com memonetisasi layanannya? Dijawab Dino, Karir.com hanya akan mengambil margin dari perusahaan. Itu artinya, para pencari kerja gratis menjadi member Karir.com. "Kami dapat margin dari iklan perusahaan di portal, yang setahunnya mereka hanya perlu mengeluarkan dana tidak lebih dari Rp 10 juta untuk 50 kali posting. Sementara untuk ritel, tarif kami hanya Rp 489 ribu per hari per posting," lanjut Dino yang menyebutkan tingkat kunjungan Karir.com per bulannya mencapai 2 juta.

Berbasis 33 ribu member perusahaan, dengan 3 ribu yang aktif, Dino optimis Karir.com dapat bersaing dengan career portal dari luar--yang selama ini masih merajai pasar career portal di Tanah Air. "Pada tahun ini, kami akan aktif melakukan pendekatan ke para pencari kerja, dengan melakukan aktivasi merek ke berbagai kampus dan kota di Indonesia," tutup Dino.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)